Bola / Bola Dunia
Selasa, 03 Maret 2026 | 22:40 WIB
Kantongi Izin Kerja, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner, Kok Bisa? [Dok. IG Maarten Paes]
Baca 10 detik
  • Tekanan pada pelatih AFC Ajax, Fred Grim, meningkat signifikan setelah empat hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir.
  • Analis Valentijn Driessen menilai direktur teknik Jordi Cruyff mungkin segera mengganti Grim mengingat standar kemenangan klub.
  • Óscar García disebut opsi interim internal yang potensial, terbukti berhasil meningkatkan performa Jong Ajax baru-baru ini.

Suara.com - Tekanan terhadap pelatih AFC Ajax, Fred Grim, semakin besar. Hasil imbang 0-0 akhir pekan lalu memperpanjang tren negatif yang membuat posisinya disorot.

Analis Valentijn Driessen menilai direktur teknik Jordi Cruyff bisa saja segera bertindak. Ia mengingatkan pernyataan Cruyff saat diperkenalkan ke publik.

“Ajax identik dengan kemenangan, dan jika Anda lama tidak menang, Anda punya masalah,” ujar Driessen dalam program Kick-off. “Itu juga berlaku untuk pelatih.”

Ajax kini mencatat empat hasil imbang dalam lima laga terakhir. Performa tersebut dinilai jauh dari standar klub Amsterdam.

Driessen bahkan menyinggung tindakan cepat Jordi Cruyff sebelumnya.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) berfoto bersama Penasihat Teknis Timnas Indonesia Jordi Cruyff (kiri) dan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kanan) saat acara perkenalan penasihat teknis Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (11/3/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/nym]

“Cruyff bahkan belum sehari di klub dan langsung memecat Willem Weijs,” katanya.

Nama Óscar García mulai disebut sebagai opsi interim. Ia dinilai mampu menghadirkan efek kejut di ruang ganti.

“Di Jong Ajax, awalnya orang-orang heran dengan metode García,” ujar Driessen.

“Mereka berlatih pola permainan berulang-ulang sampai membosankan.”

Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes

Namun hasilnya mulai terlihat. “Dalam tiga laga terakhir, dia sekali imbang dan dua kali menang. Ada sesuatu yang berubah,” tegasnya.

Menurut Driessen, Cruyff sudah memiliki kandidat internal bila ingin melakukan pergantian.

“Jika Anda ingin perubahan cepat, Anda sudah punya orang di dalam rumah sendiri,” ucapnya.

Ia juga menyoroti minimnya kemenangan Grim. “Satu-satunya yang dilihat Cruyff hanyalah kemenangan atas Fortuna Sittard,” katanya.

Perdebatan soal pelatih interim juga merujuk pada contoh lain di Eredivisie.

Driessen menyebut efek kejut seperti yang pernah dilakukan Bosschaert bisa menjadi solusi.

Load More