- Tekanan pada pelatih AFC Ajax, Fred Grim, meningkat signifikan setelah empat hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir.
- Analis Valentijn Driessen menilai direktur teknik Jordi Cruyff mungkin segera mengganti Grim mengingat standar kemenangan klub.
- Óscar García disebut opsi interim internal yang potensial, terbukti berhasil meningkatkan performa Jong Ajax baru-baru ini.
Suara.com - Tekanan terhadap pelatih AFC Ajax, Fred Grim, semakin besar. Hasil imbang 0-0 akhir pekan lalu memperpanjang tren negatif yang membuat posisinya disorot.
Analis Valentijn Driessen menilai direktur teknik Jordi Cruyff bisa saja segera bertindak. Ia mengingatkan pernyataan Cruyff saat diperkenalkan ke publik.
“Ajax identik dengan kemenangan, dan jika Anda lama tidak menang, Anda punya masalah,” ujar Driessen dalam program Kick-off. “Itu juga berlaku untuk pelatih.”
Ajax kini mencatat empat hasil imbang dalam lima laga terakhir. Performa tersebut dinilai jauh dari standar klub Amsterdam.
Driessen bahkan menyinggung tindakan cepat Jordi Cruyff sebelumnya.
“Cruyff bahkan belum sehari di klub dan langsung memecat Willem Weijs,” katanya.
Nama Óscar García mulai disebut sebagai opsi interim. Ia dinilai mampu menghadirkan efek kejut di ruang ganti.
“Di Jong Ajax, awalnya orang-orang heran dengan metode García,” ujar Driessen.
“Mereka berlatih pola permainan berulang-ulang sampai membosankan.”
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
Namun hasilnya mulai terlihat. “Dalam tiga laga terakhir, dia sekali imbang dan dua kali menang. Ada sesuatu yang berubah,” tegasnya.
Menurut Driessen, Cruyff sudah memiliki kandidat internal bila ingin melakukan pergantian.
“Jika Anda ingin perubahan cepat, Anda sudah punya orang di dalam rumah sendiri,” ucapnya.
Ia juga menyoroti minimnya kemenangan Grim. “Satu-satunya yang dilihat Cruyff hanyalah kemenangan atas Fortuna Sittard,” katanya.
Perdebatan soal pelatih interim juga merujuk pada contoh lain di Eredivisie.
Driessen menyebut efek kejut seperti yang pernah dilakukan Bosschaert bisa menjadi solusi.
Bahkan ada perbandingan dengan Michael Carrick yang sukses bersama Manchester United dalam peran serupa. Kini, nasib Grim di Ajax disebut benar-benar berada di ujung tanduk.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
-
Pundit Jerman: Kevin Diks Kapten Masa Depan Borussia Monchengladbach
-
Arab Saudi Siapkan 8 Stadion Megah untuk Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Main di Mana?
-
Duel Kiper Eropa di Timnas Indonesia: Statistik Maarten Paes vs Emil Audero Jelang FIFA Series
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok