-
David da Silva berpotensi debut di Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
-
Striker Malut United ini sedang menyelesaikan proses naturalisasi melalui syarat tinggal lima tahun.
-
Performa David sebagai top skor Super League diharapkan menjadi tandem ideal Ole Romeny.
Dominasinya di daftar top skor bersaing ketat dengan Maxwell, membuktikan bahwa insting golnya masih sangat tajam di kotak penalti.
Aksi terbarunya yang memukau terjadi saat ia menyumbangkan dua gol kemenangan bagi Malut United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
Kemenangan tipis atas Madura United pada Selasa, 4 Maret 2026, tersebut menjadi bukti otentik kualitas dunia yang dimiliki sang pemain.
Berkat kontribusi besarnya, Laskar Kie Raha kini kokoh di urutan keempat klasemen dengan raihan 44 poin dari 24 pertandingan.
Catatan statistik yang sangat impresif ini membuat peluangnya untuk berseragam Merah Putih terbuka lebar di bawah asuhan John Herdman.
Kendati demikian, langkah tersebut masih terganjal oleh penyelesaian proses naturalisasi yang hingga kini masih terus berjalan secara intensif.
Pemain yang juga pernah membela Persib Bandung ini sedang mengupayakan status WNI bersama rekan setimnya di Malut United saat ini.
Syarat yang harus dipenuhinya adalah kewajiban tinggal di wilayah Indonesia selama lima tahun berturut-turut tanpa terputus sama sekali.
Kelancaran proses birokrasi ini akan menentukan apakah ia bisa segera bergabung dalam pemusatan latihan menjelang turnamen internasional bulan ini.
Baca Juga: Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Rilis, Timnas Indonesia Bisa Masuk Grup Neraka Karena Huni Pot 4
Jika segala urusan dokumen tuntas tepat waktu, impian melihatnya mengenakan jersei Garuda kemungkinan besar akan segera menjadi kenyataan bagi suporter.
Andai melewatkan momentum FIFA Series, peluang lainnya masih tersedia di ajang bergengsi Piala AFF 2026 pada pertengahan tahun nanti.
Kehadiran striker tajam seperti dirinya diharapkan mampu mengakhiri dahaga gelar juara bagi masyarakat pecinta sepak bola di tanah air.
Adaptasi David dengan atmosfer sepak bola lokal tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi kebutuhan taktis pelatih di lapangan hijau.
Sinergi antara pemain naturalisasi dan talenta lokal diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia naik ke level yang lebih tinggi lagi.
Dukungan penuh dari publik sangat dibutuhkan agar proses pergantian kewarganegaraan ini dapat diselesaikan secepat mungkin oleh pihak terkait yang berwenang.
Ketajaman lini depan akan menjadi kunci utama bagi John Herdman dalam menerapkan filosofi permainan menyerang yang sangat dinamis dan efektif.
Masyarakat kini hanya perlu bersabar menunggu pengumuman resmi mengenai skuad final yang akan berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Tantangan di FIFA Series 2026 akan menjadi tolak ukur sejauh mana transformasi tim nasional berkembang di bawah arahan arsitek baru.
Optimisme tinggi kini menyelimuti kubu Garuda seiring dengan hadirnya potensi-potensi besar dari para pemain berkualitas yang segera bergabung dalam tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT