- Tiga pilar utama Timnas era Shin Tae-yong, yaitu Asnawi, Marselino, dan Arhan, kini sedang menghadapi pemulihan fisik akibat cedera.
- Pratama Arhan menjalani operasi meniskus lutut kanan dan diperkirakan absen hingga akhir musim kompetisi.
- Asnawi Mangkualam dan Marselino Ferdinan juga harus menjalani operasi cedera ACL dan hamstring, mengancam partisipasi mereka selanjutnya.
Suara.com - Tiga pilar utama Timnas Indonesia pada era kepelatihan Shin Tae-yong kini menghadapi fase sulit dalam karier mereka.
Asnawi Mangkualam, Marselino Ferdinan, dan Pratama Arhan yang dulu nyaris tak tergantikan di Skuad Garuda, kini sama-sama harus naik meja operasi dan berjuang memulihkan kondisi fisik.
Selama menangani Timnas Indonesia pada Januari 2020 hingga Januari 2025, Shin Tae-yong memimpin 57 pertandingan. Dalam periode itu, ketiganya menjadi tulang punggung tim di berbagai ajang internasional. Kini, situasinya berbalik drastis.
Berikut tiga pemain andalan era STY yang tengah mengalami masa sulit:
1. Pratama Arhan
Pratama Arhan menjadi salah satu pemain dengan menit bermain terbanyak di era Shin Tae-yong. Bek kiri berusia 24 tahun itu mencatatkan 49 penampilan bersama Timnas Indonesia.
Kini, Arhan yang memperkuat Bangkok United harus menjalani operasi meniskus lutut kanan. Tindakan medis dilakukan di Samitivej Sukhumvit Hospital di bawah pengawasan dokter spesialis.
Ia diperkirakan menepi selama beberapa bulan dan berpotensi absen hingga akhir musim. Kondisi ini membuat Arhan hampir pasti melewatkan agenda FIFA Series Maret 2026.
2. Asnawi Mangkualam
Baca Juga: Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia
Asnawi Mangkualam juga termasuk pemain kepercayaan Shin Tae-yong dengan 46 caps bersama Timnas Indonesia.
Namun kini, pemain yang membela Port FC tersebut harus menepi akibat cedera ACL. Operasi dilakukan pada Januari 2026 dan proses pemulihannya diprediksi memakan waktu panjang.
Cedera serius ini bukan hanya mengancam musimnya di level klub, tetapi juga posisinya di skuad Timnas Indonesia.
3. Marselino Ferdinan
Marselino Ferdinan mencatatkan 32 caps di era Shin Tae-yong dan menjadi salah satu gelandang muda paling diandalkan.
Saat ini ia bermain untuk AS Trencin di Liga Slovakia. Namun pada Desember 2025, Marselino menjalani operasi hamstring.
Berita Terkait
-
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
Thom Haye Menepi, John Herdman Patut Lirik 2 Nama Ini sebagai Opsi! Siapa Paling Layak?
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta
-
Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS
-
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Statistik Gila Penggawa Timnas Indonesia di Italia, Jay Idzes dan Emil Audero Susah Digeser
-
John Herdman Terancam Tanpa Striker Rp1,3 Miliar di FIFA Series 2026