-
Justin Hubner tampil sangat impresif bersama Fortuna Sittard dan mencetak gol di Eredivisie.
-
Legenda Belanda Ferdi Vierklau menyarankan PSV Eindhoven untuk merekrut bek Timnas Indonesia tersebut.
-
Hubner dinilai sebagai bek modern yang sangat disiplin dalam bertahan dan cerdas membaca permainan.
Vierklau bahkan melangkah lebih jauh dengan menyarankan agar klub besar seperti PSV Eindhoven melirik bakatnya.
Ia meyakini bahwa gaya main agresif namun terukur milik Hubner akan sangat cocok dengan skema PSV.
Kehadirannya diprediksi akan menciptakan kolaborasi yang sangat mematikan jika dipasangkan dengan pemain kunci di sana.
“Justin Hubner dari Fortuna Sittard akan menjadi pasangan yang hebat dengan (Jerdy) Schouten,” kata Vierklau.
Perpaduan antara kemampuan distribusi bola Schouten dan ketangguhan fisik Hubner dianggap sebagai formula yang sangat ideal.
Selain aspek bertahan, Hubner juga dikenal sangat berbahaya ketika timnya mendapatkan kesempatan tendangan penjuru.
Hal ini terbukti saat ia kerap merepotkan barisan pertahanan lawan ketika menyambut operan dari Mohamed Ihattaren.
Kombinasi tinggi badan dan timing yang tepat membuatnya selalu unggul dalam duel-duel udara di kotak penalti.
“Dia menjadi ancaman saat tendangan sudut Mo Ihattaren, tetapi dia pantas mendapatkan tempatnya terutama karena kerja defensifnya,” ujar Vierklau.
Baca Juga: John Herdman Naturalisasi 2 Pemain Keturunan dari Eropa, Siapa?
Meski produktif membantu serangan, fokus utamanya dalam mematikan pergerakan lawan tetap menjadi prioritas yang tak tergoyahkan.
Dalam laga terakhirnya, Hubner tercatat sebagai salah satu pemain yang melakukan intersep terbanyak di lapangan hijau.
Ia menunjukkan kegigihan yang luar biasa setiap kali berhadapan satu lawan satu dengan pemain depan lawan.
Setiap celah yang coba dimanfaatkan oleh musuh selalu bisa ditutup dengan pergerakan tanpa bola yang sangat efektif.
Kejeliannya dalam menentukan waktu intersep membuat alur bola lawan seringkali terhenti di tengah jalan secara prematur.
“Dia secara konsisten mengikuti pemain lawannya melawan NEC dan juga beberapa kali merepotkan lawan,” tutup Vierklau.
Sebelum menapaki kesuksesan di Belanda, Hubner tercatat sebagai jebolan akademi klub Inggris, Wolverhampton Wanderers.
Keputusan untuk pindah ke Fortuna Sittard terbukti tepat karena ia mendapatkan menit bermain reguler yang sangat krusial.
Jam terbang tersebut tidak hanya bermanfaat bagi level klub, tetapi juga memperkuat mentalnya saat membela Timnas Indonesia.
Sebagai bagian dari proyeksi jangka panjang skuad Garuda, peran Hubner di lini belakang kini nyaris tidak tergantikan.
Publik tanah air kini berharap sang pemain bisa segera naik kelas ke tim elit Eropa dalam waktu dekat.
Dengan usia yang masih sangat produktif, peluang Hubner untuk menembus tim raksasa Eredivisie terbuka sangat lebar.
Konsistensi dalam setiap pertandingan akan menjadi kunci utama bagi dirinya untuk menarik minat para pemandu bakat.
Jika performa apik ini terus terjaga, ia akan menjadi simbol kesuksesan pemain Asia Tenggara di liga top.
Dukungan penuh dari para pendukung Indonesia terus mengalir seiring dengan meningkatnya reputasi Hubner di kancah internasional.
Perjalanan kariernya kini berada di jalur yang benar untuk mencapai puncak prestasi tertinggi di benua biru.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget