- Emil Audero, kiper Cremonese, memimpin Serie A Italia dengan mencatatkan 100 penyelamatan sepanjang musim berjalan.
- Bek Kevin Diks menjadi pencetak gol terbanyak dari pemain Asia di Bundesliga Jerman dengan torehan empat gol.
- Performa impresif kedua pemain Timnas Indonesia di liga Eropa ini diharapkan membawa dampak positif bagi skuad Garuda.
Suara.com - Dua pemain Timnas Indonesia, Emil Audero dan Kevin Diks tengah menunjukkan performa yang mengesankan di kompetisi elite Eropa.
Keduanya bahkan berhasil menempati posisi teratas dalam kategori statistik tertentu di liga masing-masing.
Penampilan konsisten yang mereka tunjukkan bersama klub tidak hanya membantu tim, tetapi juga menempatkan nama mereka di daftar pemain dengan catatan terbaik musim ini.
Emil Audero yang saat ini membela Cremonese tampil sangat solid di bawah mistar gawang pada kompetisi Serie A Italia.
Kiper berusia 29 tahun itu tercatat sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak di liga tersebut.
Berdasarkan data yang dibagikan akun Instagram @seasia.goal, Emil Audero telah mencatatkan 100 penyelamatan sepanjang musim ini.
Catatan tersebut membuatnya berada di posisi teratas dalam daftar kiper dengan jumlah save terbanyak di Serie A, mengungguli sejumlah penjaga gawang papan atas lainnya.
Statistik itu menunjukkan betapa pentingnya peran Audero dalam menjaga pertahanan timnya.
Ketangguhan refleks dan kemampuannya membaca arah bola membuat ia sering menjadi penyelamat bagi Cremonese dalam berbagai pertandingan.
Baca Juga: Gelandang Bayern Munich Tebar Ancaman untuk Kevin Diks Cs
Sementara itu, performa menarik juga datang dari bek Kevin Diks di kompetisi Bundesliga Jerman.
Pemain berdarah Maluku tersebut mencatatkan statistik yang cukup unik karena mampu menjadi pencetak gol terbanyak dari pemain Asia di liga tersebut.
Hingga saat ini, Kevin Diks telah mengoleksi empat gol di Bundesliga. Seluruh gol tersebut lahir melalui eksekusi penalti yang sukses ia tuntaskan dengan tenang.
Jumlah tersebut membuatnya sejajar dengan winger Eintracht Frankfurt, Ritsu Doan, yang juga mengoleksi empat gol di kompetisi yang sama.
Catatan ini menjadi cukup istimewa mengingat posisi utama Kevin Diks adalah seorang pemain bertahan.
Meski tugas utamanya menjaga lini belakang, ia tetap mampu memberikan kontribusi dalam hal produktivitas gol bagi timnya.
Berita Terkait
-
Sassuolo Siap Lepas Pemain, Jay Idzes Langsung Diincar 3 Raksasa Serie A Italia
-
Selain Maarten Paes dan Emil Audero, Siapa Kiper Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
-
Dua Fakta Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Monchengladbach Februari 2026
-
Statistik Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach, Modal Gacor di FIFA Series 2026
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-25: Kevin Diks Cs akan Melawat ke Markas Bayern Munich
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Man City Kudeta Arsenal dari Posisi Puncak, Pep Guardiola: Kota Ini Mau Juara!
-
106 Hari Melatih 5 Kekalahan Beruntun, Chelsea Pecat Liam Rosenior
-
BRI Super League: Menang 2-1 Atas Bhayangkara FC, Persis Terus Jauhi Zona Merah
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas