- Winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, cedera serius akibat tekel brutal bek SC Heerenveen, Hristiyan Petrov.
- Cedera tersebut diduga melibatkan ligamen krusiatum, terjadi menjelang akhir laga Eredivisie antara Excelsior melawan Heerenveen.
- Hristiyan Petrov hanya menerima kartu kuning atas insiden tersebut, meskipun sebelumnya pernah mendapat kartu merah karena pelanggaran serupa.
Suara.com - Tebasan brutal yang dilakukan bek SC Heerenveen asal Bulgaria, Hristiyan Petrov membuat winger Timnas Indonesia, Miliano Jonathans mengalami cedera cukup serius.
Insiden horor ini terjadi menjelang laga berakhir ketika Jonathans yang baru masuk sebagai pemain pengganti terlibat benturan dengan bek Heerenveen, Hristiyan Petrov.
Benturan tersebut membuat Jonathans langsung terjatuh di lapangan. Ia terlihat menjerit kesakitan sebelum akhirnya mendapat penanganan medis.
"Jonathans bertabrakan dengan Petrov dan langsung tergeletak sambil berteriak kesakitan," tulis laporan media Belanda, Voetbal Primeur
Diagnosis awal, pemain berdarah Depok itu diduga mengalami cedera ligamen krusiatum. Alami cedera ACL, kondisi Miliano Jonathans pun sangat dikhawatirkan.
Beruntung bagi Petrov, tekel horonya kepada Miliano hanya membuatnya mendapat kartu kuning dari wasit.
Tindak tanduk Petrov sebagai seorang bek sempat jadi sorotan setelah ia melakukan tekel horor lainnya kepada pemain Jepang, Ayase Ueda.
Pada September 2025 saat Heerenveen melawan Feyenoord, Petrov mendapat kartu merah langsung dari wasit setelah menginjak kaki Ueda.
Namun kartu merah kepada Petrov justru dianggap Robin van Persie, pelatih Heerenveen saat itu sebagai kekeliruan wasit.
Baca Juga: Update Cedera Miliano Jonathans, Pelatih Excelsior Rotterdam: Dia Sangat Sedih
Menurut van Persie, tekel yang dilakukan Petrov bukan sesuatu yang direncanakan dan tak layak mendapat kartu merah.
“Ada kontak, tapi itu momen yang tidak beruntung,” ujar mantan striker Manchester United itu dilansir dari Voetbalzone.
“Petrov tidak berniat menyakiti Ueda. Sangat mudah memberikan kartu dalam situasi seperti itu, tetapi mengubahnya menjadi kartu kedua jelas keputusan besar,” tambahnya.
Bek kelahiran Plovdiv, Bulgaria, 24 Juni 2002 itu merupakan salah satu pemain muda yang tengah naik daun di sepak bola Eropa Timur.
Petrov memiliki postur ideal sebagai bek tengah dengan tinggi sekitar 1,83 meter.
Petrov dikenal kuat dalam duel udara, tak kenal kompromi, agresif dalam tekel, serta memiliki kemampuan membaca permainan yang baik.
Berita Terkait
-
Update Cedera Miliano Jonathans, Pelatih Excelsior Rotterdam: Dia Sangat Sedih
-
Maarten Paes Jadi Biang Kerok Kekalahan Ajax? Fred Grim: Sulit Ditemukan Penyebabnya
-
Ajax Krisis Identitas! Kritik Pedas Maarten Paes Usai Kalah Telak dari Groningen
-
Bikin Miliano Jonathans Cedera Serius, Instagram Bek Bulgaria Digeruduk Netizen Indonesia
-
Apa Itu Cedera Ligamen Krusiatum Diduga Dialami Miliano Jonathans?
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Bongkar Resep Performa Solidnya, Jay Idzes: Selalu Berpikir Saya yang Terbaik
-
Curang! Lobi Anak Buah Trump Dorong Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Bojan Hodak Buka Kartu: Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Jelang Duel Kontra Arema FC
-
Persija Ditahan PSIM, Fajar Fathurrahman Bela Perjuangan Macan Kemayoran
-
25 Peluang Terbuang, Persija Gagal Menang! Mauricio Souza Naik Pitam
-
Benteng Berlapis di GBLA: 3.000 Personel Siap Kawal Duel Klasik Persib Bandung vs Arema FC
-
Wolves Bertekad Segera Kembali ke Premier League
-
Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin
-
Wajib Menang, Malut United Usung Misi Kebangkitan Lawan Persebaya Surabaya
-
Sedang On fire, Bali United Percaya Diri Hadapi Persita Tangerang