- Juventus memenangkan laga Serie A melawan Pisa 4-0 di Turin pada Sabtu, 7 Maret 2026, mengakhiri nir-kemenangan sejak 1 Februari.
- Gol dicetak oleh Cambiaso, Thuram, Yildiz, dan Boga; Yildiz berperan penting setelah diubah posisinya menjadi *false nine*.
- Gol Khephren Thuram didedikasikan sebagai hadiah ulang tahun bagi pelatih Luciano Spalletti setelah kemenangan tersebut.
Suara.com - Juventus akhirnya kembali ke jalur kemenangan di Serie A setelah menghancurkan Pisa 4-0 di Turin, Sabtu (7/3/2026).
Hasil ini mengakhiri periode sulit Bianconeri yang sebelumnya gagal menang sejak 1 Februari.
Empat gol Juventus dicetak Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, Kenan Yildiz, dan Jeremie Boga. Setelah babak pertama berjalan alot, tim asuhan Luciano Spalletti tampil jauh lebih tajam setelah jeda.
Kenan Yildiz mengaku lega dengan kemenangan tersebut. Ia menilai Juventus sebenarnya sudah tampil baik dalam beberapa pertandingan terakhir, meski hasil belum berpihak.
“Saya senang dengan kemenangan ini. Kami sebenarnya bermain baik juga di babak pertama, tetapi jauh lebih baik di babak kedua,” kata Yildiz kepada Sky Sport Italia.
Ia menambahkan performa tim dalam beberapa laga terakhir cukup menjanjikan. Namun, keberuntungan belum datang hingga akhirnya mereka mengalahkan Pisa dengan skor telak.
“Saya pikir kami tampil sangat baik dalam beberapa pertandingan terakhir. Kami tidak berhasil menang saat itu, tetapi kami berada di jalur yang benar,” ujarnya.
Gol Yildiz juga terasa spesial bagi pemain muda Turki tersebut. Pasalnya, ia terakhir kali mencetak gol pada 25 Januari lalu.
Dalam pertandingan ini, Yildiz juga mencatat assist untuk gol pembuka Cambiaso. Perannya semakin penting setelah perubahan posisi di lini depan.
Baca Juga: Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus
Ketika Jonathan David ditarik keluar dan digantikan Jeremie Boga, Yildiz digeser menjadi false nine. Perubahan itu membuat serangan Juventus lebih hidup.
“Saya di sini untuk membantu tim. Tidak masalah bermain di mana pun,” kata Yildiz.
“Jika pelatih meminta saya bermain sebagai penyerang tengah atau di sisi kiri, saya siap. Saya sempat mendapat beberapa benturan hari ini, bahkan di kepala, tapi saya baik-baik saja,” lanjutnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Khephren Thuram juga ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Golnya menjadi momen spesial karena para pemain langsung berlari merayakan bersama pelatih Luciano Spalletti di pinggir lapangan.
Perayaan tersebut ternyata merupakan hadiah ulang tahun untuk sang pelatih.
Berita Terkait
-
Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus
-
2 Bintang Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Puncaki Statistik Serie A dan Bundesliga
-
Sassuolo Siap Lepas Pemain, Jay Idzes Langsung Diincar 3 Raksasa Serie A Italia
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Calon Pengganti Thom Haye Prediksi Bulgaria Andalkan Fisik dan Counter Attack di FIFA Series 2026