Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 Maret 2026 | 14:30 WIB
Fajar Fathurrahman (PSSI)
Baca 10 detik
  • John Herdman memanggil 41 pemain Timnas Indonesia untuk persiapan menghadapi turnamen FIFA Series 2026.

  • Tiga pemain muda yakni Fajar Fathurrahman, Jens Raven, dan Tim Geypens berpeluang jalani debut.

  • Skuad ini mengombinasikan kekuatan pemain lama seperti Jay Idzes dengan potensi besar wajah baru.

Suara.com - Langkah awal yang sangat berani diambil oleh John Herdman dalam memulai masa jabatannya sebagai pelatih kepala.

Arsitek tim asal Kanada ini secara resmi merilis daftar sementara penggawa Timnas Indonesia untuk ajang mendatang.

Sebanyak 41 nama masuk dalam radar pantauan utama guna menghadapi turnamen persahabatan bertajuk FIFA Series 2026.

Momen ini menjadi agenda perdana bertajuk Garuda Calling di bawah kendali taktis sang pelatih baru tersebut.

Masyarakat sepak bola tanah air kini mulai meraba arah kebijakan strategis pembangunan tim nasional masa depan.

Meskipun membawa banyak perubahan, Herdman tetap mengandalkan sejumlah pemain yang menjadi tulang punggung tim selama ini.

Nama-nama besar yang memiliki pengalaman internasional luas masih tetap mendominasi daftar panjang pemain pilihan tersebut.

Kehadiran sosok tangguh seperti Jay Idzes memberikan jaminan stabilitas di sektor pertahanan skuad Merah Putih.

Selain itu, penjaga gawang berkualitas Emil Audero juga dipastikan masih menjadi bagian penting dalam rencana tim.

Baca Juga: Rincian 41 Nama yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia: Pemain Super League Lebih Banyak

Kombinasi antara pemain lama dan baru diharapkan mampu menciptakan sinergi permainan yang jauh lebih kompetitif.

Di samping mempertahankan pilar lama, sang pelatih juga membuka pintu selebar mungkin bagi para talenta baru.

Terdapat beberapa wajah segar yang diprediksi akan segera mengenakan seragam kebesaran Garuda untuk pertama kalinya.

Kebijakan ini menjadi bukti nyata bahwa proses regenerasi pemain dalam tubuh tim nasional sedang berlangsung.

Para talenta yang menunjukkan performa impresif di kompetisi domestik maupun internasional kini mendapatkan ganjaran yang setimpal.

Mereka diberikan panggung besar untuk membuktikan kapasitas diri di hadapan pendukung setia Indonesia dalam waktu dekat.

Setidaknya ada tiga sosok yang paling mencuri perhatian karena berpeluang besar mencatatkan penampilan perdana mereka nanti.

Nama pertama yang menjadi sorotan utama publik adalah pemain bertahan sayap kanan berbakat, Fajar Fathurrahman.

Sebelumnya, Fajar merupakan sosok yang sangat identik dengan skuad Indonesia pada berbagai tingkatan kelompok umur.

Namun, penantian panjang sang pemain untuk bisa menembus tim kasta tertinggi akhirnya membuahkan hasil manis sekarang.

Pemanggilan ini menjadi tonggak sejarah yang sangat krusial dalam perjalanan panjang karier profesional sepak bola miliknya.

Penilaian positif terhadap Fajar tidak lepas dari performa stabil yang ia tunjukkan secara konsisten dalam liga.

Pemain ini pernah menjadi bagian penting dari pertahanan Borneo FC sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Jakarta.

Kini, ia tercatat sebagai salah satu penggawa andalan yang memperkuat tim besar ibu kota, Persija Jakarta.

Kelebihan utamanya terletak pada kedisiplinan yang sangat tinggi dalam menjaga area koridor kanan pertahanan tim.

Jika diberi menit bermain pada ajang FIFA Series, Fajar diyakini mampu bersaing ketat di level internasional.

Sosok kedua yang tidak kalah menarik untuk dinantikan aksinya di lapangan hijau adalah penyerang Jens Raven.

Striker muda yang memiliki darah keturunan Belanda ini sebelumnya telah lama menjadi buah bibir pecinta bola.

Ia dikenal sebagai ujung tombak yang sangat mematikan ketika membela tim nasional Indonesia di kategori umur.

Statistik mencatat bahwa ia telah berhasil mengemas sebanyak 17 gol dari total 29 laga bersama Garuda Muda.

Ketajaman luar biasa tersebut membuat banyak pihak berharap besar pada kontribusinya bagi tim nasional level senior.

Ajang FIFA Series 2026 menjadi gerbang awal bagi Raven untuk membuktikan bahwa dirinya layak naik kelas.

Meski persaingan di sektor penyerangan sangat ketat, peluang baginya untuk unjuk gigi tetap terbuka lebar sekali.

Herdman memiliki banyak pilihan taktik yang memungkinkan Raven menjadi senjata baru di dalam area kotak penalti.

Karakter permainannya yang berbeda diprediksi akan memberikan variasi serangan yang lebih segar bagi skema pelatih.

Kemampuan penyelesaian akhirnya yang dingin sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas gol tim nasional Indonesia secara keseluruhan.

Nama terakhir yang melengkapi daftar calon debutan potensial adalah pemain yang berkarir di Eropa, Tim Geypens.

Pemain yang kini berkiprah di kompetisi Belanda tersebut akhirnya mendapatkan pengakuan resmi melalui pemanggilan tim senior ini.

Ia sempat menjadi topik pembicaraan hangat setelah secara hukum resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada tahun lalu.

Momen bersejarah tersebut terjadi tepat pada bulan Februari 2025 yang menandai kesiapannya membela panji Merah Putih.

Kini, penantian publik untuk melihat aksinya di skuad utama akan segera terwujud melalui tangan dingin Herdman.

Geypens membawa modal yang sangat berharga berupa pengalaman bertanding di kompetisi sepak bola Benua Biru tersebut.

Saat ini, ia aktif berkompetisi di kasta kedua Liga Belanda dengan memperkuat salah satu klub yakni FC Emmen.

Menjadi pemain yang rutin mendapatkan menit bermain di Eropa memberikan keunggulan tersendiri secara teknis maupun mental bertanding.

Selain pengalaman, Geypens juga dikenal publik sepak bola sebagai pemain yang mampu mengisi beberapa posisi berbeda.

Ia bisa beroperasi dengan sangat baik sebagai pemain bertahan kiri maupun ditempatkan sebagai pemain tengah kiri.

Kemampuan serbaguna atau fleksibilitas yang dimiliki Geypens menjadi aset yang sangat mahal bagi seorang pesepak bola.

Dalam skema permainan modern, pemain yang adaptif terhadap berbagai posisi sangat disukai oleh pelatih seperti John Herdman.

Jika ia mampu memaksimalkan kesempatan emas ini, perannya akan menjadi sangat vital bagi masa depan tim.

Kehadirannya diprediksi akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari proyek ambisius jangka panjang yang sedang dibangun pelatih.

Laga FIFA Series mendatang akan menjadi ajang pembuktian sesungguhnya bagi ketiga talenta hebat yang baru dipanggil ini.

Load More