- Lima pemain timnas putri Iran mencari suaka di Australia setelah kompetisi Piala Asia Putri 2026.
- Kelima atlet tersebut khawatir menghadapi konsekuensi serius jika mereka memutuskan untuk kembali ke Iran.
- Para pemain sempat dikritik keras karena tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan melawan Korea Selatan.
Suara.com - Lima pemain timnas putri Iran yang sedang berkompetisi di Piala Asia Putri 2026 dilaporkan meninggalkan kamp pelatihan tim dan mencari suaka di Australia.
Dilansir dari Sky News, infomrasi ini pertama kali disampaikan @PahlaviComms. Kelima pemain itu saat ini sudah berada di rumah aman.
Kelima pemain timnas putri Iran itu disebut khawatir menghadapi konsekuensi serius jika kembali ke Iran.
Lima pemain yang dilaporkan meminta suaka adalah Fatemeh Pasandideh, Zahra Ghanbari, Zahra Sarbali, Atefeh Ramazanzadeh, dan Mona Hamoudi.
Menurut pernyataan resmi dari kantor Pahlavi, para pemain tersebut telah meninggalkan kamp timnas dan kini berada dalam perlindungan di Australia.
“Mereka saat ini berada di lokasi yang aman,” kata pernyataan dari kantor Pahlavi.
Dalam pernyataan yang sama disebutkan bahwa kelima atlet tersebut menyatakan diri bergabung dengan gerakan revolusi Lion and Sun di Iran.
Sebelum meninggalkan tim, para pemain sempat menjadi sorotan media Iran. Mereka dikritik karena tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan melawan Korea Selatan di turnamen sepak bola Asia.
Seorang komentator di media pemerintah Iran bahkan menyampaikan kritik keras.
Baca Juga: China akan Lakukan Apa yang Diperlukan untuk Lindungi Keamanan Energi
“Ini adalah puncak dari ketidak-hormatan,” ujar presenter televisi negara Iran, Mohammad Reza Shahbazi.
Ia juga menambahkan komentar yang memicu kontroversi.
“Pengkhianat di masa perang harus diperlakukan lebih keras,” katanya seperti dilaporkan kantor berita Reuters.
Beberapa pihak menilai aksi diam para pemain saat lagu kebangsaan diputar sebagai bentuk protes terhadap pemerintah Iran.
Namun ada juga yang menilai sikap tersebut sebagai bentuk ungkapan duka atas konflik yang sedang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Tim nasional Iran sendiri tidak pernah memberikan penjelasan resmi mengenai sikap mereka saat itu.
Berita Terkait
-
China akan Lakukan Apa yang Diperlukan untuk Lindungi Keamanan Energi
-
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Bagaimana Majelis Khobregan Menentukannya?
-
Pertanyakan Status Siaga 1 TNI, Peneliti UGM Soroti Potensi Pelemahan Demokrasi
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Prabowo: Indonesia Aman Pangan Meski Dunia Hadapi Krisis
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
3 Faktor yang Bikin Elkan Baggott Rawan Jadi Titik Lemah Timnas Indonesia
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Calon Pengganti Thom Haye Prediksi Bulgaria Andalkan Fisik dan Counter Attack di FIFA Series 2026
-
Klausul Kontrak Bikin Persik Kediri Pincang Lawan Persib, Kenapa?