- Klub Bodø/Glimt Norwegia menjadi sensasi Liga Champions setelah mengalahkan klub besar dan mencapai babak 16 besar.
- Nicklas Bendtner mengkritik keras Aspmyra Stadion karena dingin, membosankan, dan memiliki fasilitas ruang ganti yang sederhana.
- Bendtner menyatakan atmosfer stadion dan kondisi tersebut menyulitkan pemain tampil maksimal saat melawan Bodø/Glimt.
Suara.com - Klub Norwegia Bodo/Glimt menjadi sensasi baru di Liga Champions musim ini.
Setelah nyaris mencapai final UEFA Europa League musim lalu, tim tersebut kini melanjutkan kejutan dengan menembus babak 16 besar.
Perjalanan mereka bahkan diwarnai kemenangan mengejutkan atas klub-klub besar seperti Inter Milan, Manchester City, dan Atletico Madrid.
Selanjutnya, Bodø/Glimt menghadapi Sporting CP dalam fase gugur.
Namun kesuksesan klub tersebut tidak lepas dari kritik tajam mantan striker Denmark, Nicklas Bendtner. Eks pemain Arsenal itu mengaku memiliki pengalaman buruk saat bermain di kandang Bodø/Glimt.
Bendtner pernah datang ke kota Bodø ketika memperkuat Rosenborg BK.
Ia menyebut atmosfer di stadion kandang lawan sangat tidak menyenangkan bagi tim tamu.
“Dinginnya seperti neraka, tempatnya membosankan, abu-abu, gelap,” kata Bendtner dalam podcast Stolpe Ind.
Ia bahkan mengkritik fasilitas stadion yang menurutnya sangat sederhana.
Baca Juga: Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
“Ruang gantinya konyol. Bayangkan pemain yang biasa mendapat gaji 250 ribu hingga 700 ribu euro per minggu duduk di sana saling menatap,” ujarnya.
Menurut Bendtner, kondisi tersebut membuat banyak pemain kesulitan tampil maksimal.
“Anda hanya berpikir: semoga rekan saya punya hari yang bagus, karena saya benar-benar tidak siap bermain di sini,” katanya.
Stadion kandang Bodø/Glimt, Aspmyra Stadion, memang terkenal dengan cuaca ekstrem dan atmosfer yang tidak ramah bagi tim tamu.
Faktor itulah yang sering disebut menjadi bagian dari efek Bodø/Glimt.
Meski menuai kritik, performa klub Norwegia itu terus melaju.
Kini mereka berharap melanjutkan kejutan di Liga Champions dengan menyingkirkan Sporting CP di babak 16 besar.
Saat artikel ini ditulis, Bodo/Glimt sudah unggul 3-0 hingga menit ke-75. Tiga gol Bodo dicetak Ole Didrik Blomberg, Sondre Brunstad dan Kasper Hogh.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?
-
Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen
-
Pembuktian Harry Kane sebagai Striker Tertajam di Planet, Bisakah Bawa Inggris Juara Piala Dunia?
-
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jadwal Hari Pertama Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen dengan Aroma Nostalgia
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama