- Manchester City wajib menang dengan selisih lebih dari tiga gol atas Real Madrid di Stadion Etihad demi lolos ke perempat final Liga Champions.
- Pep Guardiola menuntut permainan sempurna di segala lini dan mengambil keputusan unik dengan meliburkan sesi latihan H-1 pertandingan.
- Bernardo Silva membakar semangat tim dengan mengingatkan momen magis saat mereka sukses membalikkan keadaan dramatis melawan Aston Villa pada 2022.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyadari betul bahwa timnya butuh sebuah keajaiban untuk bisa membalikkan keadaan saat melawan Real Madrid.
Laga penentuan babak 16 besar Liga Champions ini akan menjadi ujian maha berat bagi skuad The Citizens di Stadion Etihad pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.
Mereka diwajibkan untuk mencetak minimal tiga gol balasan setelah hancur lebur 0-3 pada leg pertama di markas lawan pekan lalu.
Secara statistik, sejarah mencatat hanya ada tiga tim dalam dua dekade terakhir yang mampu bangkit dari ketertinggalan tiga gol pada leg pertama di kompetisi elite Eropa ini.
Menyikapi misi mustahil tersebut, sang juru taktik meyakini bahwa pasukannya harus tampil tanpa cela sedikit pun di atas lapangan.
"Ini harus menjadi pertandingan yang sempurna di banyak, banyak departemen," kata Pep Guardiola.
Sang pelatih asal Spanyol tersebut juga menyoroti berbagai faktor eksternal yang harus berpihak kepada timnya demi mewujudkan misi kebangkitan.
"Orang-orang kami, keputusan wasit -- untuk banyak, banyak hal, itu harus sangat bagus untuk mewujudkan hal-hal semacam ini," ucap Guardiola menambahkan.
Ia menginstruksikan para pemainnya untuk tampil lebih berani dalam mengambil risiko sejak menit awal pertandingan dibunyikan.
Baca Juga: Man City Ditahan West Ham, Guardiola Isyaratkan Menyerah Kejar Rebutan Gelar dengan Arsenal
"Kami harus mengambil lebih banyak risiko dalam hal mencoba, tetapi bahkan jika hasilnya tidak bagus di babak pertama, kami harus terus maju, melanjutkan, pergi, karena Anda tidak pernah tahu. Anda tidak pernah tahu," tegas Guardiola.
Bicara soal kebangkitan dramatis, publik Manchester sebenarnya pernah menjadi saksi sejarah pada pertandingan pamungkas Liga Inggris tahun 2022 silam.
Kala itu, Manchester City sukses membalikkan ketertinggalan 0-2 dari Aston Villa menjadi kemenangan 3-2 hanya dalam kurun waktu krusial di penghujung laga.
Gelandang andalan Bernardo Silva kembali mengingatkan rekan-rekannya tentang momen magis yang berujung pada gelar juara tersebut.
"Empat tahun lalu kami tertinggal 2-0 di kandang melawan Villa pada menit ke-70. Dalam 10 menit, kami mencetak tiga gol," kenang Bernardo Silva.
Pemain berpaspor Portugal ini juga merasa skor akhir pada pertemuan pertama melawan raksasa Spanyol kemarin tidak mencerminkan jalannya pertandingan yang sebenarnya.
Berita Terkait
-
Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai
-
Arsenal vs Bayer Leverkusen: Comeback Trossard Bawa Angin Segar, Odegaard dan Timber Menepi
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Thuram Murka! Hinaan ke Vinicius Jr Dianggap Serangan ke Dirinya Juga
-
Man City Ditahan West Ham, Guardiola Isyaratkan Menyerah Kejar Rebutan Gelar dengan Arsenal
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea
-
Timnas Bulgaria Umumkan Skuad Mengerikan untuk FIFA Series 2026
-
Bojan Hodak Bubarkan Skuad Persib usai Ditahan Imbang Borneo FC
-
3 Sejarah Gila yang Dicapai Kevin Diks di Liga Jerman
-
Gawang Emil Audero Dibobol 4 Gol, Nasib Pelatih Cremonese di Ujung Tanduk
-
Selebrasi Usai Bobol Borneo FC, Adam Alis Klarifikasi
-
John Herdman Temukan Pemain Keturunan Pengganti Thom Haye, Sudah Ngobrol
-
AFC Tegaskan Timnas Iran Tetap Main di Piala Dunia 2026, Opsi Pindah Venue ke Meksiko Mencuat
-
Masih Kerabat Giovanni van Bronckhorst, Pemain Muda Belanda Nyatakan Siap Bela Timnas Indonesia
-
Rodri Siap Tinggalkan Man City! Negosiasi Kontrak Buntu, Pilih Pulang Kampung ke Spanyol?