- Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, mengundurkan diri H-100 menjelang Piala Dunia 2026 karena kekalahan di Piala Afrika.
- Federasi Sepak Bola Maroko menunjuk pelatih tim U-21 sebagai pelatih interim hingga selesainya Piala Dunia 2026.
- Federasi gagal merekrut Xavi Hernández karena perbedaan pandangan mengenai komposisi staf pelatih tim nasional.
Suara.com - Kursi pelatih Tim Nasional Maroko mendadak kosong menjelang kick off Piala Dunia 2026.
Pelatih Walid Regragui dilaporkan akan meninggalkan jabatannya H-100 sebelum turnamen empat tahunan itu dimulai.
Melansir dari laporan Cardena Ser, Federasi Sepak Bola Maroko dalam beberapa hari ke depan akan segera mengumumkan pengunduran diri Walid.
Regragui mengambil keputusan mundur setelah kekalahan menyakitkan di Piala Afrika melawan Senegal.
Pelatih yang pernah membawa Maroko mencetak sejarah itu menyerahkan jabatannya kepada federasi.
“Keputusan Regragui tetap sama, ia ingin meninggalkan tim segera,” demikian laporan media Spanyol Cadena SER.
Federasi Maroko sebenarnya sempat mencoba membujuk sang pelatih untuk bertahan. Namun Regragui tetap bersikukuh mundur meski timnya dipandang sebagai salah satu kandidat kejutan di Piala Dunia.
Nama Xavi Hernández sempat menjadi kandidat utama untuk menggantikan posisi tersebut. Mantan pelatih FC Barcelona itu disebut sebagai pilihan nomor satu federasi.
Namun Xavi menolak mengambil alih tim sebelum Piala Dunia dimulai.
Baca Juga: Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Xavi dikabarkan tidak tertarik menangani proyek besar di tengah musim dengan waktu persiapan yang sangat terbatas.
“Xavi tidak suka mengambil proyek di tengah jalan,” tulis laporan tersebut.
Selain itu, ada perbedaan pandangan terkait komposisi staf pelatih.
Xavi ingin membawa tim kepercayaannya sendiri yang terdiri dari asisten pelatih, analis, dan pelatih fisik.
Sebaliknya, federasi Maroko ingin staf pelatih tim nasional diisi sepenuhnya oleh tenaga lokal.
Perbedaan ini akhirnya membuat negosiasi kedua pihak menemui jalan buntu.
Sebagai solusi sementara, federasi kemungkinan menunjuk pelatih tim U-21 Maroko sebagai pelatih interim.
Ia akan memimpin tim hingga keputusan permanen diambil setelah Piala Dunia 2026.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight