- Timnas Indonesia vs Bulgaria bisa terjadi di final atau perebutan tempat ketiga FIFA Series 2026.
- Rizky Ridho dan Witan Sulaeman pernah menghadapi Bulgaria saat membela Timnas U-19 pada tahun 2020.
- Meski kalah 0-3 saat itu, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi skuad Garuda saat ini.
Suara.com - Ajang FIFA Series 2026 berpotensi menyajikan pertemuan langka antara Timnas Indonesia melawan Timnas Bulgaria.
Menariknya, dua penggawa skuad Garuda yakni Rizky Ridho dan Witan Sulaeman ternyata sudah pernah merasakan langsung duel kontra wakil Eropa tersebut.
Pengalaman berharga ini mereka dapatkan saat masih membela panji Timnas Indonesia U-19 dalam sebuah laga uji coba empat tahun silam.
Potensi pertemuan kedua negara di level senior ini bisa saja terwujud di partai final atau perebutan tempat ketiga.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan lebih dulu menjajal kekuatan dari Timnas Saint Kitts dan Nevis.
Sementara itu, sang calon lawan akan berhadapan dengan perlawanan dari Timnas Kepulauan Solomon.
Salah satu pemain yang memiliki memori pertemuan tersebut adalah bek andalan Rizky Ridho.
Ia pernah turun sebagai starter saat Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan di Eropa pada tahun 2020.
Kala itu, Ridho tampil penuh selama 90 menit untuk mengawal jantung pertahanan bersama rekan duetnya Komang Tri.
Baca Juga: Marc Klok Beri Pesan Khusus ke John Herdman: Bangun Timnas untuk Masa Depan
Sayangnya, skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan telak dengan skor akhir 0-3 dari sang lawan.
Dua gol kemenangan Bulgaria saat itu masing-masing dicetak oleh Martin Petkov dan Stanislav Shopov.
Pemain kedua yang juga punya pengalaman serupa adalah Witan Sulaeman yang kini siap membalaskan dendam.
Ia juga tampil tak tergantikan di posisi penyerang sayap kiri sepanjang jalannya pertandingan tersebut.
Witan sempat berusaha keras memberikan ancaman, namun belum mampu membendung kekuatan lawan pada saat itu.
Selain kedua nama tersebut, Beckham Putra juga tercatat masuk ke dalam skuad namun hanya duduk di bangku cadangan.
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Potensi Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Simon Grayson Mampir ke Leeds United Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Bujuk Pascal Struijk?
-
Bongkar Taktik John Herdman: Prediksi Formasi 3 Bek Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
5 Senjata Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Pilar Penting di 3 Lini
-
Bedah Staf Kepelatihan Timnas Indonesia Era John Herdman: Simon Grayson Paling Senior
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay