- Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah kalah dari unggulan keenam Yushi Tanaka di Orleans Masters 2026.
- Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga mengenai tempo dan variasi pukulan dalam persaingan level atas.
- Ubed mengakui perlu peningkatan adaptasi terhadap shuttlecock cepat dan pengembalian bola lawan yang efektif.
Suara.com - Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah mengaku mendapat banyak pelajaran penting setelah kembali menghadapi pemain unggulan pada babak awal BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2026.
Pemain yang akrab disapa Ubed itu harus terhenti lebih awal usai kalah dari unggulan keenam asal Jepang Yushi Tanaka dengan skor 15-21, 11-21 di Palais des Sports, Prancis, Rabu (18/3) waktu setempat.
“Pada dua turnamen (ditambah Swiss Open-red), saya selalu bertemu unggulan di babak awal dan itu menjadi pengalaman yang bagus. Saya jadi bisa mengukur kemampuan saya,” kata Ubed, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, pada ajang Swiss Open, langkah Ubed juga terhenti di babak pertama setelah kalah dari unggulan pertama Li Shi Feng dengan skor 22-24, 21-16, 16-21.
Menurutnya, menghadapi pemain level atas memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam hal tempo permainan dan variasi pukulan.
“Saya harus lebih keras lagi dalam latihan dan saya belajar banyak dari pertandingan ini,” ujar Ubed
Dalam laga melawan Tanaka, Ubed mengaku sudah berusaha mengimbangi permainan, namun kesulitan menghadapi pengembalian bola lawan.
“Saya sudah berusaha mengadu permainan. Tapi dari awal saya sudah merasakan tidak enak dengan pengembalian bolanya. Saya coba mempercepat tempo tapi dia bisa memutusnya,” tutur Ubed.
Ia menambahkan, variasi permainan lawan membuatnya kerap berada jauh dari posisi ideal untuk mengembalikan bola.
Baca Juga: Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
Selain itu, Ubed juga mengakui masih perlu meningkatkan adaptasi terhadap kondisi shuttlecock yang cenderung cepat, sehingga membutuhkan kontrol yang lebih baik.
“Saya juga belum sepenuhnya bisa beradaptasi dengan kondisi shuttlecock yang kencang dan sedikit sulit dikontrol,” ujarnya.
Meski belum meraih hasil maksimal, Ubed menilai pengalaman menghadapi pemain unggulan menjadi bagian penting dalam proses peningkatan performanya di level internasional.
(Antara)
Berita Terkait
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Jadwal Perempat Final Liga Europa 2025/26, Inggris Punya Dua Wakil
-
Calvin Verdonk Cs Tersingkir, Berikut Hasil Lengkap Leg Kedua 16 Besar Liga Europa
-
8 Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Liga Conference, Berikut Jadwalnya
-
FIFA Resmi Berikan 3 Sanksi untuk Israel
-
Tatap FIFA Series di Indonesia, Bulgaria Rilis Jadwal Padat dan Terbang dengan Pesawat Carter
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa