Sport / Raket
Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:58 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, memastikan langkah ke babak 16 besar Arctic Open 2025 setelah menumbangkan wakil China Keng Shu Liang/Li Hua Zhou dengan skor 22-20, 21-17. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Ganda putri Indonesia Rachel/Febi lolos perempat final Orleans Masters 2026 mengalahkan wakil Taiwan di Prancis (20/3/2026).
  • Pasangan unggulan kedelapan ini menargetkan juara turnamen Super 300 tersebut untuk mengembalikan kepercayaan diri.
  • Rachel/Febi di perempat final akan menghadapi unggulan ketiga asal Taiwan setelah adaptasi permainan gim pertama.

Suara.com - Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menargetkan gelar juara BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2026 setelah memastikan tempat di perempat final.

Pasangan unggulan kedelapan tersebut lolos usai mengalahkan wakil Taiwan Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan lewat duel tiga gim 14-21, 21-6, 21-13 di Palais des Sports, Prancis, Kamis (20/3/2026).

“Kami pastinya membidik gelar juara di sini tapi tetap fokusnya satu pertandingan ke satu pertandingan dulu,” kata Febi, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.

Rachel menilai kemenangan ini menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali rasa percaya diri setelah hasil kurang maksimal dalam dua turnamen sebelumnya, yakni All England dan Swiss Open, di mana mereka tersingkir lebih awal.

“Puji Tuhan bersyukur hari ini bisa menang. Dua turnamen kemarin kami terhenti di babak pertama jadi cukup senang dengan hasilnya. Ini cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri,” ujar Rachel.

Ia menambahkan, meskipun lawan bukan pasangan unggulan teratas, pertandingan tetap berjalan ketat sehingga mereka harus tetap waspada sepanjang laga.

Febi mengungkapkan bahwa pada gim pertama mereka sempat kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan serta karakter shuttlecock.

“Pada gim pertama kami masih adaptasi dengan lapangan pertandingan, pukulan-pukulan kami juga masih tidak enak,” kata Febi.

Namun, pada dua gim berikutnya mereka mampu meningkatkan tempo permainan hingga menemukan ritme yang sesuai.

Baca Juga: Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar

“Di gim kedua dan ketiga kami mencoba menaikkan hawa, mempercepat tempo dan akhirnya bisa ketemu ritme dan pola yang pas,” tutur dia.

Rachel juga menekankan pentingnya tampil lebih tenang dan fokus pada pertandingan selanjutnya, mengingat kondisi shuttlecock yang cepat menuntut ketelitian tinggi.

“Besok kami harus lebih tenang karena bolanya cepat. Dan fokusnya harus lebih jeli lagi,” kata Rachel.

Pada babak perempat final, Rachel/Febi akan menghadapi unggulan ketiga asal Taiwan Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan yang sebelumnya mengalahkan pasangan China Luo Yi/Wang Ting Ge dengan skor 21-7, 22-24, 21-17.

Rachel/Febi kini menjadi harapan terakhir Indonesia di sektor ganda putri, setelah pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita terhenti di babak kedua usai kalah dari wakil Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi dengan skor 19-21, 13-21.

(Antara)

Load More