Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:05 WIB
Pascal Struijk pamer tato Garuda. Jadi kode gabung Timnas Indonesia. (IG Pascal Struijk)
Baca 10 detik
  • Asisten pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, mengunjungi Leeds United, memicu spekulasi bergabungnya Pascal Struijk.
  • Pascal Struijk memposting foto tato baru burung Garuda di kakinya, simbol negara Indonesia, setelah kunjungan Grayson.
  • Struijk sebelumnya menyatakan membela Timnas Indonesia bukan prioritas kariernya saat ini, meskipun punya keturunan Surabaya.

Suara.com - Sinyal kuat soal potensi bergabungnya bek Leeds United, Pascal Struijk ke Timnas Indonesia mendadak mengemuka.

Pemicunya adalah dua kejadian yang terjadi hampir bersamaan yaitu kunjungan mendadak asisten pelatih baru Timnas Indonesia, Simon Grayson ke markas latihan Leeds United yang diikuti oleh unggahan penuh makna dari sang pemain.

Simon Grayson yang baru saja dikonfirmasi sebagai bagian dari staf kepelatihan John Herdman, membuat kejutan dengan mengunjungi akademi Leeds United, mantan klub yang pernah ia tangani 14 tahun silam.

"Ini pertama kalinya saya kembali sejak Februari 2012," tulis Simon Grayson di unggahan postingannya.

"Tempat ini benar-benar sudah berubah," ungkap Simon di Instagram dengan latar belakang foto Leeds United Academy.

Kunjungan yang terkesan tiba-tiba ini langsung memicu spekulasi. Tak lama setelah kunjungan Grayson, Struijk mengunggah serangkaian foto di media sosialnya.

Satu detail kecil namun sarat makna langsung mencuri perhatian, sebuah tato baru bergambar burung Garuda di kakinya.

Netizen dengan jeli mengenali bahwa tato tersebut belum pernah terlihat sebelumnya.

Struijk sendiri telah lama diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek-nenek pihak ayahnya yang berasal dari Surabaya.

Baca Juga: Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026

Namun dalam sebuah wawancara pada tahun 2020, sikapnya masih mengambang dan terkesan lebih memprioritaskan panggilan dari timnas Belanda atau Belgia.

Berdasarkan pengakuannya dalam sebuah wawancara bersama media Dutchsoccersite, Pascal Struijk secara blak-blakan menyebut bahwa membela Timnas Indonesia bukanlah pilihan kariernya saat ini.

"Tapi tidak, Indonesia bukan sebuah pilihan," tegas Pascal Struijk saat ditanya mengenai peluang membela tanah leluhur kakek dan neneknya tersebut.

"Anda tahu, jika tahun depan tidak ada yang menunjukkan ketertarikan, saya bahkan bisa dipilih untuk timnas Inggris," selorohnya dalam wawancara tersebut.

Kini dengan munculnya tato Garuda, simbol negara Indonesia yang bertepatan dengan kehadiran staf pelatih Timnas Indonesia di markasnya, banyak pihak mengartikannya sebagai sebuah kode keras.

Mungkinkah telah terjadi pertemuan antara Simon Grayson dan Pascal Struijk untuk membahas peluang sang pemain mengenakan seragam Merah Putih.

Load More