Bola / Liga Inggris
Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:44 WIB
Nasib bek Matthijs de Ligt di Manchester United masih diliputi ketidakpastian setelah absen lebih dari 100 hari akibat cedera punggung. [Dok. IG Manchester United]
Baca 10 detik
  • Bek Matthijs de Ligt absen lebih dari 100 hari di Manchester United akibat cedera punggung sejak November lalu.
  • Pelatih interim Michael Carrick menyatakan ketidakpastian mengenai kapan De Ligt dapat kembali bermain aktif.
  • Pemulihan De Ligt berjalan lebih lambat dari harapan, memaksa lini belakang United beradaptasi hingga akhir musim.

Suara.com - Nasib bek Matthijs de Ligt di Manchester United masih diliputi ketidakpastian setelah absen lebih dari 100 hari akibat cedera punggung.

Bek asal Belanda itu terakhir tampil pada November lalu saat menghadapi Crystal Palace.

Pelatih interim United, Michael Carrick, mengaku belum bisa memastikan kapan sang pemain akan kembali.

“Sejujurnya sulit untuk mengatakan. Cedera ini sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya dilansir dari Sportbible.

Carrick menjelaskan bahwa cedera punggung seringkali sulit diprediksi.

“Kadang terlihat membaik, tapi tiba-tiba kembali bermasalah. Kami hanya bisa bersabar dan melihat perkembangan,” katanya.

Ia menegaskan tim tidak ingin terburu-buru memaksakan De Ligt kembali ke lapangan.

“Kami akan memberinya waktu dan mencoba membawanya kembali secepat mungkin, tapi saat ini kami benar-benar belum tahu,” lanjut Carrick.

Absennya De Ligt selama empat bulan memunculkan spekulasi kemungkinan operasi.

Baca Juga: 4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU

Namun, Carrick enggan membahas hal tersebut lebih jauh.

“Saya tidak ingin masuk ke sana saat ini. Kami akan melakukan yang terbaik untuknya,” tegasnya.

Meski ada sedikit perkembangan, proses pemulihan dinilai berjalan lebih lambat dari harapan.

“Dia membaik, tapi tidak secepat yang kami inginkan,” kata Carrick.

Situasi ini menjadi pukulan bagi Manchester United yang tengah bersaing memperebutkan tiket Liga Champions.

Ketidakpastian kondisi De Ligt membuat lini belakang tim harus terus beradaptasi hingga akhir musim.

Load More