Bola / Bola Indonesia
Kamis, 26 Maret 2026 | 19:00 WIB
John Herdman boyong eks staf Persija Jakarta Emilia Achmadi sebagai ahli gizi Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Lulusan AS ini terapkan analisis DNA! [Dok. IG Timnas Indonesia]
Baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman dibantu sembilan staf spesialis, termasuk empat tenaga lokal, untuk membangun kekuatan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
  • Mantan ahli gizi Persija Jakarta era Thomas Doll, Emilia Achmadi, resmi ditunjuk untuk mengurus asupan nutrisi dan performa fisik Skuad Garuda.
  • Emilia Achmadi adalah pakar gizi lulusan Universitas Negeri Oklahoma yang berpengalaman di Olimpiade dan menggunakan metode modern seperti analisis DNA.

Suara.com - Era baru kepelatihan Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman jelang ajang FIFA Series 2026 resmi dimulai dengan perkenalan susunan staf pendukung baru.

Pelatih asal Inggris tersebut diketahui turut memboyong seorang ahli gizi olahraga berpengalaman yang berstatus sebagai mantan staf klub Persija Jakarta.

Sosok tersebut adalah Emilia Achmadi. Dia kini dipercaya penuh untuk menjaga kualitas nutrisi dan kebugaran skuad Garuda di level internasional.

John Herdman boyong eks staf Persija Jakarta Emilia Achmadi sebagai ahli gizi Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Lulusan AS ini terapkan analisis DNA! [Dok. IG Timnas Indonesia]

PSSI memang disebut memberikan dukungan penuh kepada sang pelatih kepala dengan menyediakan sembilan staf spesialis di berbagai bidang.

Komposisi tim di belakang layar ini memadukan keahlian tenaga profesional dari luar negeri maupun talenta lokal terbaik.

Terdapat empat nama staf lokal yang dinilai memiliki peran sangat krusial dalam menjaga keseimbangan performa tim secara keseluruhan.

Nama Emilia Achmadi sukses mencuri perhatian publik karena rekam jejak menterengnya saat menangani asupan gizi penggawa Macan Kemayoran pada era pelatih Thomas Doll.

Tugas utamanya di tim nasional saat ini adalah memastikan seluruh pemain mendapatkan nutrisi yang optimal selama masa pemusatan latihan maupun hari pertandingan.

Figur pakar kesehatan ini rupanya bukan nama sembarangan di industri olahraga karena telah malang melintang menangani berbagai federasi tingkat nasional.

Baca Juga: Komentar Mengejutkan Patrick Kluivert, Tak Merasa Bersalah Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Pildun

Deretan cabang olahraga bergengsi seperti angkat besi, renang, hingga bola basket nasional pernah merasakan sentuhan tangan dinginnya.

Jam terbangnya di kancah global juga sangat memukau karena pernah terlibat langsung dalam pergelaran Olimpiade Rio 2016, Asian Games 2018, serta Olimpiade Tokyo 2020.

Pengalaman berharga di level klub membuatnya sangat memahami detail kebutuhan gizi spesifik bagi para atlet sepak bola di era modern.

Wanita yang merupakan lulusan dari Oklahoma State University di Amerika Serikat ini ternyata juga dikenal publik sebagai pendiri dari lembaga MesaAcademy.

Ia sangat aktif menjalankan perannya sebagai konsultan kesehatan yang berfokus pada pencegahan penyakit serta peningkatan performa fisik para olahragawan.

Dedikasinya di dunia keilmuan nutrisi telah terbangun sejak tahun 1993 dengan jangkauan pengalaman yang melintasi berbagai level kompetisi internasional.

Load More