- Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, fokus membangun tim jangka panjang dengan mengandalkan skuad muda dalam FIFA Series 2026.
- Keputusan mengandalkan pemain muda didasari kemudahan adaptasi terhadap faktor jarak, waktu, dan cuaca di Indonesia.
- Skuad Bulgaria yang rata-rata berusia 24 tahun akan menghadapi Kepulauan Solomon pada Jumat (27/3) di Jakarta.
Suara.com - Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengandalkan skuad muda untuk menghadapi FIFA Series 2026 sebagai bagian dari proses adaptasi sekaligus pembangunan tim jangka panjang.
Dalam jumpa pers jelang laga melawan Timnas Kepulauan Solomon di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3), Dimitrov menjelaskan keputusan tersebut juga dipengaruhi faktor perjalanan jauh, perbedaan zona waktu, hingga kondisi cuaca di Indonesia.
“Itu merupakan sebuah tantangan bagi kami dan itulah mengapa kami secara konstan menanyakan kondisi kepada para pemain. Dan itulah salah satu alasan kami membawa pemain-pemain muda dan memanggil mereka, karena mereka lebih mudah beradaptasi dengan kondisi di Jakarta,” kata Dimitrov.
Kiper senior Bulgaria, Dimitar Mitov, turut mengakui tantangan adaptasi, khususnya terkait suhu udara di Jakarta yang berbeda dengan negara asalnya.
“Ya memang benar bahwa ini sangat berbeda dengan kondisi cuaca di kandang kami. Namun itulah sebabnya kami sering berhubungan dengan dokter-dokter tim, dengan staf kepelatihan, dan mereka memberikan kami nasehat yang bagus mengenai bagaimana cara beradaptasi ke lingkungan baru dengan lebih mudah. Dan tujuan kami adalah memainkan level terbaik kami besok dan memperlihatkan apa yang dapat kami lakukan di lapangan,” ujar Mitov.
Untuk turnamen ini, Bulgaria awalnya membawa 27 pemain yang terdiri dari tiga kiper, sembilan bek, tujuh gelandang, dan delapan penyerang. Namun, dua pemain yakni Iliya Druev dan Lucas Petkov memutuskan mundur pada Jumat (20/3).
Mitov juga menyebut rata-rata usia skuad Bulgaria saat ini berada di angka 24 tahun.
Setelah menghadapi Kepulauan Solomon, Bulgaria dijadwalkan memainkan laga kedua FIFA Series 2026 melawan pemenang antara Timnas Indonesia atau Timnas St Kitts and Nevis pada Senin (30/3).
(Antara)
Baca Juga: FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Pantang Remehkan Kepulauan Solomon
Berita Terkait
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Pantang Remehkan Kepulauan Solomon
-
Debut John Herdman, Ini Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey