- Elkan Baggott kembali memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 setelah absen sejak Piala Asia 2023 Januari 2024.
- Kembalinya Baggott menempatkannya pada situasi harus beradaptasi dengan banyak pemain baru yang telah bergabung dalam skuad Garuda.
- Baggott menilai persaingan di lini belakang Timnas kini semakin ketat akibat kehadiran pemain-pemain baru berkualitas.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, akhirnya kembali memperkuat skuad Garuda setelah absen cukup lama. Ia mengaku siap menghadapi persaingan ketat di lini belakang tim.
Pemain yang kini membela Ipswich Town itu terakhir kali tampil bersama Timnas Indonesia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 melawan Australia, 28 Januari 2024.
Kini, ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 dan 30 Maret 2026 menjadi panggung kembalinya Baggott ke Timnas Indonesia.
Pada laga perdana, Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis. Selanjutnya, skuad Garuda akan berjumpa Bulgaria atau Kepulauan Solomon, tergantung hasil pertandingan sebelumnya.
Selama dua tahun absen, banyak perubahan terjadi di tubuh Timnas Indonesia. Sejumlah nama baru kini mengisi skuad, seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Calvin Verdonk yang belum menjadi bagian tim saat Piala Asia 2023.
Situasi tersebut membuat Baggott harus kembali beradaptasi dengan lingkungan yang relatif baru. Namun, ia menilai proses itu sebagai hal yang wajar.
"Ya, dan bagi saya, jelas dari terakhir kali saya di sini, saya rasa mungkin setengah dari tim ini sama dan mungkin setengahnya lagi baru," kata Baggott kepada awak media.
"Jadi tentu saja selalu ada masa penyesuaian untuk beradaptasi, untuk mengenal pemain baru. Bahkan, saya adalah pemain baru yang kembali sekarang," lanjutnya.
Meski harus membangun kembali chemistry, Baggott mengaku tidak mengalami kendala berarti. Ia justru merasa terbantu dengan sambutan hangat dari rekan-rekannya.
Baca Juga: Misteri Terpecahkan! Ini Alasan Dean James Dicoret Timnas Indonesia di Tengah Polemik KNVB
Menurutnya, kehadiran pemain-pemain baru membawa dampak positif, termasuk meningkatkan kualitas dan persaingan di dalam tim.
"Anda tahu, para pemain baru sangat ramah dan itu membuat proses adaptasi jauh lebih mudah," ujarnya.
"Dan dalam hal persaingan, ya, pasti ada lebih banyak persaingan sekarang daripada sebelumnya."
"Tapi kita adalah sebuah negara, tim nasional yang berusaha mencapai hal-hal yang lebih besar dan lebih baik. Untuk melakukan itu, Anda membutuhkan pemain dengan kualitas yang lebih tinggi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Debut di FIFA Series, John Herdman Langsung Bicara Target Piala Dunia 2030
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Kegilaan Duel Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Laga Rp100 Miliar kontra Rp11 Miliar
-
Juara FIFA Series 2026 akan Dapat Trofi? Simak Faktanya
-
Justin Hubner Alami Insiden Pesawat Mengerikan di Balik Keterlambatannya Gabung Timnas Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan