- Pelatih John Herdman membela Ramadhan Sananta atas kritik pasca laga Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, 26 Maret 2026.
- Herdman menegaskan kontribusi Sananta meliputi membuka ruang dan menjadi lini pertama pressing, bukan hanya gol.
- Pelatih membandingkan peran Sananta dengan Olivier Giroud, menekankan pentingnya kontribusi non-skor bagi tim.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membela striker andalannya, Ramadhan Sananta, yang menjadi sasaran kritik usai laga melawan Saint Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026 pada 26 Maret lalu.
Nama Sananta menjadi sorotan setelah tampil dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Meski Timnas Indonesia menang telak 4-0, performa penyerang tersebut justru menuai kritik dari warganet.
Striker DPMM FC itu dinilai kurang efektif di lini depan. Ia gagal mencetak gol dan dianggap membuang sejumlah peluang.
Gelombang kritik di media sosial pun tak terhindarkan. Namun, Herdman menilai penilaian tersebut berlebihan dan tidak mencerminkan kontribusi Sananta di lapangan.
"Kami membutuhkan Ramadhan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang dia terima," kata John Herdman kepada awak media.
"Dia pemain yang selalu memberikan segalanya untuk Indonesia. Dia bermain dengan hati. Kritik berlebihan di media sosial tidak pantas. Kita harus lebih baik sebagai bangsa. Perannya sangat penting, dia membuka ruang, menjadi lini pertama dalam pressing," jelasnya.
Herdman bahkan membandingkan peran Sananta dengan striker kelas dunia, Olivier Giroud. Menurutnya, kontribusi penyerang tidak selalu diukur dari jumlah gol.
Ia mencontohkan peran Giroud bersama Timnas Prancis pada Piala Dunia 2018. Meski tidak mencetak gol, Giroud tetap menjadi bagian penting dalam kesuksesan tim meraih gelar juara.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Senin 30 Maret Hari Ini
"Kalau melihat pemain seperti Olivier Giroud, dia pernah tidak mencetak gol di Piala Dunia, tapi tetap dihargai karena kontribusinya untuk tim," tegasnya.
"Sananta juga seperti itu, bermain untuk tim. Pergerakannya memberi ruang bagi pemain lain seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Beckham Putra," tambah Herdman.
Pernyataan ini menegaskan bahwa peran striker modern tidak hanya soal mencetak gol. Pergerakan tanpa bola, membuka ruang, hingga pressing menjadi elemen penting dalam skema permainan tim.
Dukungan pelatih diharapkan menjadi suntikan moral bagi Sananta untuk bangkit dan membuktikan kualitasnya pada laga berikutnya. Sorotan publik mungkin tak terelakkan, tetapi performa di lapangan tetap menjadi jawaban utama.
Berita Terkait
-
Kevin Diks Percaya Diri Tantang Bulgaria, Timnas Indonesia Targetkan Sejarah Baru
-
Ini Alasan Mauro Zijlstra Dicoret John Herdman Digantikan Jens Raven
-
Ramadhan Sananta Dihujat Netizen, John Herdman Justru Samakan dengan Olivier Giroud
-
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bantai Bulgaria
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas