- Pemain muda Bulgaria, Kristiyan Balov, mengakui cuaca panas Jakarta menyulitkan timnya saat melawan Kepulauan Solomon.
- Kondisi cuaca dan kelembapan tinggi di Jakarta berpotensi menguras stamina skuad Bulgaria sebelum laga final.
- Balov juga menyebut atmosfer puluhan ribu suporter di SUGBK menjadi tantangan non-teknis lainnya bagi timnya.
Suara.com - Sinyal keuntungan bagi Timnas Indonesia muncul jelang laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria.
Salah satu pemain muda Bulgaria yang tengah naik daun, Kristiyan Balov secara terbuka mengakui bahwa cuaca panas di Jakarta menjadi kendala serius bagi timnya.
Winger berusia 19 tahun itu menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan fantastis 10-2 Bulgaria atas Kepulauan Solomon.
Momen itu menjadi debut sekaligus gol perdana yang sempurna baginya. Namun, di balik kemenangan besar tersebut, ia tak menampik adanya perjuangan non-teknis yang harus dihadapi.
"Aklimatisasi memang sedikit lebih sulit, tetapi kami profesional dan tidak boleh menunjukkannya. Respek kepada tim Kepulauan Salomon, tetapi cuaca panas benar-benar sangat memengaruhi kami dan cukup bikin kesulitan," kata Balov kepada BNT.
Pengakuan ini menjadi indikasi bahwa faktor cuaca bisa menjadi pemain ke-12 bagi skuad Garuda di partai puncak nanti.
Kelelahan akibat panas dan kelembapan tinggi berpotensi menguras stamina para pemain Bulgaria lebih cepat.
Meski mengeluhkan faktor cuaca, Balov menegaskan bahwa kemenangan telak di semifinal telah mendongkrak moral timnya. Ia tetap optimistis bisa meraih hasil maksimal saat melawan Timnas Indonesia.
"Kemenangan ini membangkitkan semangat kami dan akan memberikan kepercayaan diri untuk pertandingan melawan Indonesia. Saya harap kami juga mampu memenangkan pertandingan ini," ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Senin 30 Maret Hari Ini
Selain faktor cuaca, atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno yang diperkirakan akan dipadati lebih dari 50 ribu penonton juga menjadi tantangan tersendiri bagi Balov. Ia mengaku belum pernah merasakan pengalaman seperti itu sebelumnya.
"Saya belum pernah bermain di depan begitu banyak suporter. Ini akan menjadi suatu kehormatan bagi saya," ujarnya.
Kombinasi antara kendala adaptasi cuaca dan potensi tekanan dari puluhan ribu suporter tuan rumah bisa menjadi keuntungan psikologis yang signifikan bagi Timnas Indonesia untuk mengunci gelar juara di kandang sendiri.
Berita Terkait
-
John Herdman Geram Ramadhan Sananta Dihujat, Samakan Eks PSM dengan Giroud
-
Kevin Diks Percaya Diri Tantang Bulgaria, Timnas Indonesia Targetkan Sejarah Baru
-
Ini Alasan Mauro Zijlstra Dicoret John Herdman Digantikan Jens Raven
-
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bantai Bulgaria
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil