- Pelatih John Herdman menunda penempatan Dony dan Beckham dalam laga final melawan Bulgaria.
- Keputusan tersebut diambil karena lawan dinilai lebih kuat dan membutuhkan momen tepat.
- Kedua pemain masuk di babak kedua namun Indonesia tetap kalah 0-1 dari Bulgaria.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan di balik keputusannya tidak langsung memainkan Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra sejak menit awal saat menghadapi Bulgaria.
Pada laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026), kedua pemain tersebut baru diturunkan pada babak kedua. Dony masuk menggantikan Justin Hubner pada menit ke-73, sementara Beckham menggantikan Joey Pelupessy pada menit ke-79.
Masuknya kedua pemain ini memberikan dampak positif terhadap permainan Timnas Indonesia. Namun, skuad Garuda tetap belum mampu menyamakan kedudukan dan harus menerima kekalahan 0-1 dari Bulgaria.
Herdman menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia mempertimbangkan kekuatan lawan yang dinilai lebih tangguh dibandingkan Saint Kitts dan Nevis pada laga sebelumnya.
"Apakah saya bisa memasukkan mereka lebih awal? Mungkin iya. Tapi melawan tim dengan gaya fisik, Anda harus memilih momen yang tepat—saat permainan mulai terbuka dan ruang lebih tersedia," ucap pelatih berusia 50 tahun itu.
Menurut Herdman, waktu yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan kontribusi pemain, terutama saat menghadapi tim dengan karakter permainan fisik yang kuat.
(Antara)
Berita Terkait
-
Bek hingga Gelandang Serang, Calvin Verdonk Siap Turuti John Herdman
-
John Herdman Isyaratkan Calvin Verdonk Jadi Gelandang Permanen di Timnas Indonesia
-
Peran Sentral Calvin Verdonk di Laga Kontra Bulgaria FIFA Series 2026
-
Pujian John Herdman untuk Calvin Verdonk: Dia Pemain Komplet!
-
Timnas Indonesia Jadi Runner-up FIFA Series, Sumardji Ingatkan John Herdman 'Chemistry'
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO