- Calvin Verdonk siap bermain di posisi apapun yang diminta pelatih, termasuk gelandang, bek, atau nomor 10.
- Dalam laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, Verdonk bermain sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang.
- Peran baru Verdonk di lini tengah mulai diterapkan sejak era pelatih Patrick Kluivert dan dinilai penting oleh John Herdman.
Suara.com - Calvin Verdonk memberikan respons santai terkait perannya yang dimainkan sebagai gelandang dalam skuad Timnas Indonesia.
Pemain yang telah mengoleksi 14 caps bersama Timnas Indonesia itu menegaskan siap tampil di posisi mana pun sesuai kebutuhan tim dan instruksi pelatih.
"Saya bermain di posisi mana pun pelatih menempatkan saya. Entah itu, gelandang, atau bek sayap, bek tengah. Hari ini juga nomor 10. Saya akan bermain di posisi mana pun yang pelatih mau dan itu tidak masalah," kata Verdonk di mixed zone SUGBK.
Pada laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026), Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1.
Dalam pertandingan tersebut, Verdonk menjalankan dua peran berbeda, yakni sebagai gelandang bertahan dan juga gelandang serang dengan peran nomor 10.
Peran di lini tengah ini mulai dijalani Verdonk sejak era Patrick Kluivert. Sebelumnya, saat masih dilatih Shin Tae-yong, ia lebih sering dimainkan sebagai bek sayap kiri maupun bek tengah.
Pelatih John Herdman menilai kualitas Verdonk sangat penting bagi tim, terutama dalam mengatur tempo permainan. Ia bahkan membuka peluang untuk terus memainkan pemain yang kini membela Lille itu di lini tengah.
Sikap fleksibel Verdonk ini menjadi nilai tambah bagi Timnas Indonesia dalam membangun kekuatan tim yang lebih solid ke depannya.
(Antara)
Baca Juga: John Herdman Isyaratkan Calvin Verdonk Jadi Gelandang Permanen di Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
John Herdman Isyaratkan Calvin Verdonk Jadi Gelandang Permanen di Timnas Indonesia
-
Peran Sentral Calvin Verdonk di Laga Kontra Bulgaria FIFA Series 2026
-
Pujian John Herdman untuk Calvin Verdonk: Dia Pemain Komplet!
-
Timnas Indonesia Jadi Runner-up FIFA Series, Sumardji Ingatkan John Herdman 'Chemistry'
-
Justin Hubner Soroti Pola Pikir John Herdman, Optimis Garuda Bisa Terbang Tinggi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Omzet Rp5 Juta ke Rp100 Juta Per Hari, Inilah Kisah Mitra AgenBRILink di Tulungagung
-
Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
-
Jelang Salat Jumat, Prabowo Goda PKS Minta Izin Lanjut Pidato 7 Menit
-
Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa
-
PDIP Berharap Tak Ditinggalkan dalam Pembahasan RUU Pemilu
-
Surya Paloh Soal Pidato Prabowo, Optimisme Harus Disertai Realisasi dan Public Trust
-
Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga