Bola / Bola Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:36 WIB
Respons Calvin Verdonk usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@c.verdonk)
Baca 10 detik
  • Calvin Verdonk siap bermain di posisi apapun yang diminta pelatih, termasuk gelandang, bek, atau nomor 10.
  • Dalam laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria, Verdonk bermain sebagai gelandang bertahan dan gelandang serang.
  • Peran baru Verdonk di lini tengah mulai diterapkan sejak era pelatih Patrick Kluivert dan dinilai penting oleh John Herdman.

Suara.com - Calvin Verdonk memberikan respons santai terkait perannya yang dimainkan sebagai gelandang dalam skuad Timnas Indonesia.

Pemain yang telah mengoleksi 14 caps bersama Timnas Indonesia itu menegaskan siap tampil di posisi mana pun sesuai kebutuhan tim dan instruksi pelatih.

"Saya bermain di posisi mana pun pelatih menempatkan saya. Entah itu, gelandang, atau bek sayap, bek tengah. Hari ini juga nomor 10. Saya akan bermain di posisi mana pun yang pelatih mau dan itu tidak masalah," kata Verdonk di mixed zone SUGBK.

Pada laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026), Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1.

Dalam pertandingan tersebut, Verdonk menjalankan dua peran berbeda, yakni sebagai gelandang bertahan dan juga gelandang serang dengan peran nomor 10.

Peran di lini tengah ini mulai dijalani Verdonk sejak era Patrick Kluivert. Sebelumnya, saat masih dilatih Shin Tae-yong, ia lebih sering dimainkan sebagai bek sayap kiri maupun bek tengah.

Pelatih John Herdman menilai kualitas Verdonk sangat penting bagi tim, terutama dalam mengatur tempo permainan. Ia bahkan membuka peluang untuk terus memainkan pemain yang kini membela Lille itu di lini tengah.

Sikap fleksibel Verdonk ini menjadi nilai tambah bagi Timnas Indonesia dalam membangun kekuatan tim yang lebih solid ke depannya.

(Antara)

Baca Juga: John Herdman Isyaratkan Calvin Verdonk Jadi Gelandang Permanen di Timnas Indonesia

Load More