- Timnas Indonesia kalah tipis 0-1 dari Bulgaria dalam final FIFA Series 2026 di GBK pada 30 Maret 2026.
- Pelatih John Herdman nilai timnya bermain lebih baik dari Bulgaria namun gagal memanfaatkan banyak peluang emas.
- Kekalahan ini menjadi evaluasi penting fokus pada peningkatan penyelesaian akhir dan ketajaman tim di laga mendatang.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tetap melihat sisi positif meski tim asuhannya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 30 Maret 2026 itu berlangsung ketat. Skuad Garuda tampil agresif sepanjang laga, namun gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas.
John Herdman menilai secara permainan, Timnas Indonesia sebenarnya tampil lebih baik dibanding lawannya yang saat ini berada di peringkat 88 dunia.
Namun, sejumlah peluang yang didapatkan Ole Romeny dan kawan-kawan tak mampu dimanfaatkan dengan baik.
"Performa malam ini kami bisa mengambil hal positif dari segi kolektivitas, kami berkomitmen bermain secara fisik," kata John Herdman dalam konferensi pers usai laga.
"Sayang kurang ambil kesempatan. Bulgaria ranking 88, tapi Timnas Indonesia main lebih baik," jelas juru formasi asal Inggris itu.
Meski kecewa dengan hasil akhir, eks juru formas tim nasional pelatih Kanada tersebut tetap memberikan kredit kepada Bulgaria yang dinilai mampu mengatur tempo permainan dengan baik.
Adapun kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Timnas Indonesia, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
Dengan permainan kolektif yang mulai terbentuk, Skuad Garuda diharapkan bisa tampil lebih tajam di turnamen berikutnya.
Baca Juga: Alasan John Herdman Tak Mainkan Dony Tri dan Beckham Putra Sejak Awal
"Selamat kepada Bulgaria memenangi pertandingan, mereka menahan tempo yang hasilnya bagus buat mereka. Ini pelajaran, meski sakit," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi