- Timnas Italia berada di bawah tekanan besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026 setelah secara menyakitkan absen pada dua edisi sebelumnya secara beruntun.
- Pemain sayap veteran, Matteo Politano, menegaskan bahwa laga final playoff melawan Bosnia ini merupakan kesempatan terakhir bagi generasinya untuk tampil di Piala Dunia.
- Selain tekanan psikologis, skuad Gli Azzurri juga harus mematikan ancaman striker veteran Bosnia, Edin Dzeko, yang sangat mengenal karakter bek-bek Italia.
Suara.com - Tekanan mahaberat kini tengah membebani pundak para pemain senior Timnas Italia yang sadar betul bahwa Piala Dunia 2026 merupakan kesempatan terakhir mereka.
Tragedi absennya Gli Azzurri dari dua edisi turnamen sepak bola terbesar sejagat sebelumnya telah meninggalkan trauma mendalam bagi seluruh pencinta sepak bola di negara tersebut.
Bahkan, generasi yang saat ini berusia di bawah 15 tahun nyaris tidak memiliki memori tentang penampilan terakhir negara mereka di ajang empat tahunan ini.
Memori terakhir publik Italia tentang Piala Dunia hanyalah momen kelam eliminasi dari tangan Uruguay di Brasil pada 2014 silam.
Laga tersebut justru lebih banyak dikenang karena insiden kontroversial gigitan penyerang Luis Suarez pada bahu bek tangguh Giorgio Chiellini.
Kini, nasib persepakbolaan Italia akan dipertaruhkan dalam laga hidup mati melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada hari Selasa ini.
Laga penentuan ini merupakan final playoff Piala Dunia usai pasukan Italia sukses membungkam Irlandia Utara di partai semifinal sebelumnya.
Pemenang dari pertarungan ini berhak mengamankan satu tiket berharga untuk bergabung di Grup B pada putaran final musim panas mendatang.
Bagi pemain sayap veteran Matteo Politano, laga ini memiliki arti yang sangat mendalam dan jauh melampaui sekadar pertandingan sepak bola biasa.
Baca Juga: Drama Sengit, Kosovo Bungkam Slovakia 4-3 untuk Jaga Peluang ke Piala Dunia 2026
Meskipun telah merengkuh dua gelar prestisius Serie A bersama Napoli, pemain berusia 32 tahun ini ironisnya belum pernah sekali pun mencicipi panggung Piala Dunia.
"Kami semua tahu untuk apa kami bermain," ungkap Matteo Politano menyadari besarnya pertaruhan di laga krusial ini dikutip dari ESPN, Selasa (31/3/2026).
Ia sangat memahami bahwa waktu terus berdetak tanpa ampun bagi generasinya untuk bisa unjuk gigi di pentas olahraga paling bergengsi sejagat.
"Bagi saya, dan bagi beberapa pemain senior lainnya, ini mungkin adalah kesempatan terakhir kami," tambah Politano dengan nada penuh keseriusan.
Misi untuk mematahkan kutukan absen selama 12 tahun ini dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi barisan pertahanan skuad asuhan pelatih saat ini.
Mereka harus mampu mematikan pergerakan striker veteran Bosnia dan Herzegovina yang sangat mereka hormati dan kenal dengan baik, Edin Dzeko.
Berita Terkait
-
Timnas Irak Siap Mati-matian Hadapi Bolivia di Final Play-off Piala Dunia 2026
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
John Herdman Pasang Target Gila Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Jadwal Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Italia Jumpa Bosnia-Herzegovina
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia
-
Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0
-
Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas
-
Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang
-
Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
-
Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum
-
Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?