-
Elkan Baggott mencatatkan 96 menit bermain di Timnas melampaui rekornya di Ipswich Town.
-
Bek jangkung ini memuji peningkatan kualitas pemain Indonesia yang kini banyak berkarir di Eropa.
-
Baggott menyoroti peran penting Coach John Herdman dalam mengubah mentalitas bertanding skuad Garuda.
Suara.com - Elkan Baggott akhirnya merasakan kembali atmosfer kompetitif bersama Timnas Indonesia, dan hasilnya langsung mencolok. Dalam tiga hari saja, ia mencatatkan menit bermain lebih banyak dibandingkan satu musim bersama Ipswich Town.
Bek berusia 23 tahun itu menjalani comeback setelah terakhir kali tampil di Piala Asia 2023. Meski datang dengan kondisi belum sepenuhnya bugar akibat minimnya jam bermain di level klub, Baggott justru tampil cukup solid saat mendapat kepercayaan di level internasional.
Musim 2025/2026 bukan periode yang mudah bagi pemain bertinggi 196 cm tersebut.
Ipswich Town yang tengah memburu promosi ke Premier League lebih sering menjadikannya sebagai pelapis, tanpa memberikan kesempatan bermain di Divisi Championship. Bahkan, ia hanya dua kali masuk dalam daftar skuad pertandingan liga.
Kesempatan bermain yang didapat pun sangat terbatas. Baggott hanya tampil di ajang Piala FA saat menghadapi Blackpool dan Wrexham, dengan total waktu bermain hanya 74 menit sepanjang musim.
Situasi tersebut tidak menjadi penghalang bagi John Herdman untuk tetap memanggilnya ke Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Series 2026. Keputusan itu terbukti tepat.
Dalam dua pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria, Baggott langsung mendapatkan menit bermain signifikan.
Ia tampil sebagai starter saat menghadapi Saint Kitts and Nevis dengan durasi 65 menit, lalu kembali dimainkan selama 31 menit dari bangku cadangan saat melawan Bulgaria.
Total 96 menit yang dikumpulkan dalam waktu tiga hari di Stadion Gelora Bung Karno jelas melampaui catatannya bersama Ipswich Town sepanjang musim ini.
Baca Juga: John Herdman Menanti Kembalinya Marselino dan Miliano Jonathans di Timnas Indonesia
Penampilannya pun cukup menjanjikan, terutama dalam duel udara yang menjadi keunggulannya. Saat menghadapi Bulgaria, ia sempat menciptakan ancaman serius lewat flick header yang memaksa lawan melakukan sapuan di garis gawang.
Baggott pun merasakan adanya perubahan signifikan dalam skuad Garuda saat ini dibandingkan sebelumnya.
“Menurut saya, perbedaan terbesar dari tua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain,” ujar Baggott kepada awak media beberapa waktu lalu.
“Sekarang lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top.
Itu juga karena energi dari Coach John dan mentalitas baru yang dibawa. Itu dua hal utama yang berbeda dari sebelumnya,” pungkasnya.
Dengan tambahan menit bermain dan pengalaman di level internasional, Baggott diharapkan kembali ke Ipswich Town dalam kondisi lebih siap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Persib Berpeluang Diguyur Puluhan Miliar dari FIFA, Kenapa?
-
Bukan Timnas Indonesia, Persib Bandung Punya Wakil di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Blak-blakan: Timnas Indonesia Butuh Waktu untuk Jadi Tim Top Asia
-
Jadi Momok Timnas Indonesia, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Tangis Gattuso Pecah saat Timnas Italia Kembali Jadi Pecundang di Kualifikasi Piala Dunia
-
John Herdman Menanti Kembalinya Marselino dan Miliano Jonathans di Timnas Indonesia
-
Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026
-
John Herdman Ditinggal Satu Staf Pelatih Usai FIFA Series 2026, Ada Apa?
-
Skandal Paspor Belanda Dean James Meluas, Klub-klub Eredivisie Kena Imbas
-
Rekan Duet Jay Idzes di Sassuolo Sukses Lolos ke Piala Dunia 2026