- Timnas Indonesia dipastikan gagal mendapatkan hadiah ratusan miliar dari FIFA setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
- FIFA menyiapkan uang partisipasi minimal Rp152,75 miliar bagi tim yang gugur di fase grup, hingga Rp848,65 miliar untuk sang negara juara.
- Langkah skuad Garuda terhenti di putaran keempat Kualifikasi zona Asia usai menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di era Patrick Kluivert.
Suara.com - Para pendukung sepak bola Tanah Air harus menerima kenyataan pahit bahwa Timnas Indonesia dipastikan gagal meraup hadiah dari FIFA.
Kegagalan menembus putaran final Piala Dunia 2026 membuat skuad Garuda kehilangan kesempatan emas untuk membawa pulang uang tunai bernilai fantastis.
Kandasnya langkah pasukan Merah Putih pada putaran keempat kualifikasi zona Asia di era pelatih Patrick Kluivert menjadi penyebab utama melayangnya kucuran dana tersebut.
Otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA, memang telah menyiapkan total dana hadiah yang sangat besar untuk turnamen global di Amerika Utara mendatang.
Berdasarkan laporan terbaru dari Yahoo Sports, total dana perhelatan turnamen secara keseluruhan menyentuh angka 727 juta dolar AS atau sekitar Rp12,34 triliun.
Dari dana super besar tersebut, sebanyak 655 juta dolar AS atau sekitar Rp11,11 triliun akan dibagikan kepada 48 negara peserta yang lolos kualifikasi.
Sang juara turnamen sepak bola terbesar di dunia ini akan menerima hadiah utama sebesar 50 juta dolar AS atau sekitar Rp848,65 miliar.
Tim nasional yang langkahnya harus terhenti lebih awal di fase grup sekalipun dipastikan tidak akan pulang ke negaranya dengan tangan hampa.
Negara-negara yang menempati peringkat ke-33 hingga ke-48 masing-masing berhak membawa pulang uang partisipasi sebesar 9 juta dolar AS atau sekitar Rp152,75 miliar.
Baca Juga: Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
Sayangnya, kucuran dana partisipasi senilai ratusan miliar rupiah tersebut dipastikan tidak akan masuk ke dalam kas federasi sepak bola Tanah Air, PSSI.
Perjalanan panjang skuad Garuda yang merangkak dari babak kualifikasi terendah (putaran pertama) harus berakhir dengan penuh air mata di kota Jeddah pada Oktober 2025 lalu.
Langkah impresif dari putaran pertama hingga sukses melewati grup neraka di putaran ketiga ternyata belum cukup untuk membawa Indonesia terbang ke Benua Amerika.
Pada fase penentuan di putaran keempat, tim yang saat itu ditukangi oleh Patrick Kluivert harus rela menelan dua kekalahan beruntun yang sangat menyakitkan dari Arab Saudi dan Irak.
Laga krusial pertama harus berakhir dengan kekalahan dramatis 2-3 dari Arab Saudi yang langsung memukul mental bertanding para pemain di atas lapangan.
Harapan terakhir untuk lolos akhirnya benar-benar terkubur setelah Jay Idzes dan kawan-kawan kembali takluk 0-1 dari kekuatan tangguh Irak.
Kegagalan mendulang satu poin pun pada fase krusial tersebut memaksa para pemain tertunduk lesu meratapi sirnanya mimpi tampil di pesta sepak bola dunia.
Meski gagal meraih hadiah uang ratusan miliar dari FIFA, pencapaian menembus putaran keempat kala itu telah memastikan satu tiket aman menuju putaran final Piala Asia 2027.
Berita Terkait
-
Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Berpotensi Ketiban Durian Runtuh dari FIFA
-
Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus
-
BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam
-
Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas
-
Deretan Sepeda Lipat Pacific Paling Populer, Cocok untuk Gowes Harian
-
Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan
-
Daftar Atlet Wakil Indonesia di BWF World Championship 2026
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang
-
BNI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan