- Timnas Irak berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia di Meksiko pada Rabu, 1 April 2026.
- Bek Persib Bandung, Frans Putros, tercatat dalam skuad Irak sehingga klub berpotensi menerima dana kompensasi dari FIFA.
- FIFA menyediakan dana kompensasi total Rp6 triliun bagi klub yang pemainnya berpartisipasi pada ajang Piala Dunia 2026.
Suara.com - Persib Bandung kini memiliki seorang wakil yang akan mentas di panggung sepak bola tertinggi dunia, Piala Dunia 2026.
Keberhasilan Timnas Irak lolos ke putaran final membuka peluang bagi Maung Bandung untuk mendapatkan kucuran dana kompensasi fantastis yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah.
Timnas Irak memastikan tiket mereka setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Bolivia dalam laga playoff antarkonfederasi yang digelar di Meksiko, Rabu (1/4/2026) pagi WIB.
Kemenangan ini secara resmi mengantar Singa Mesopotamia bergabung ke Grup I Piala Dunia 2026 bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Dalam pertandingan penentuan melawan Bolivia tersebut, bek andalan Persib, Frans Putros memang tidak diturunkan oleh pelatih Graham Arnold, namun namanya tercatat dalam daftar 23 pemain dan duduk di bangku cadangan.
Terlepas dari menit bermain, fakta bahwa Putros menjadi bagian dari skuad yang lolos sudah cukup untuk membuka pintu rezeki bagi Persib.
FIFA telah mengumumkan akan menyalurkan dana sebesar USD 355 juta atau setara dengan Rp6 triliun kepada klub-klub yang pemainnya berpartisipasi di Piala Dunia 2026.
Jika Frans Putros masuk dalam skuad final Irak, Persib Bandung dipastikan akan menerima bagian dari dana kompensasi tersebut.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya. Pada Piala Dunia 2022, FIFA hanya menyalurkan total USD 209 juta (sekitar Rp3,5 triliun).
Baca Juga: Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
Jika menggunakan perhitungan kasar dengan jumlah klub penerima yang sama seperti di Piala Dunia 2022 (440 klub), maka Persib berpotensi mendapatkan dana segar yang sangat besar yang diperkirakan bisa mencapai puluhan miliar rupiah.
Angka ini tentu akan menjadi suntikan finansial yang sangat berharga bagi operasional klub.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Habib Rizieq Syihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
Terkini
-
Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia
-
Hadir di Jakarta, Eks AZ Alkmaar Puji Performa Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Bojan Hodak Bangga Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026, Puji Frans Putros
-
Rincian Fantastis Hadiah Piala Dunia 2026: Sang Juara Bawa Pulang Hampir Rp1 Triliun!
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026