- Pelatih Thomas Tuchel menyatakan posisi Phil Foden di skuad Piala Dunia Inggris belum aman karena performa kurang maksimal.
- Menit bermainnya yang kurang di Manchester City menjadi alasan.
- Lini serang Timnas Inggris juga semakin ketat
Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa posisi Phil Foden di skuad Piala Dunia belum sepenuhnya aman setelah performanya kembali belum maksimal bersama tim nasional.
Foden tampil kurang optimal saat dimainkan di posisi yang tidak biasa sebagai penyerang dalam laga uji coba melawan Jepang, yang berakhir dengan kekalahan 0-1.
Kondisi tersebut semakin diperparah dengan minimnya menit bermain yang ia dapatkan bersama Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola dalam beberapa pekan terakhir.
"Dia sudah mencoba segalanya. Saya bisa bilang dia tampil sangat baik selama pemusatan latihan, tetapi memang kesulitan menunjukkannya di lapangan," kata Tuchel, dilansir dari New Straits Times.
"Jelas dia tidak mendapatkan banyak menit bermain di City akhir-akhir ini, lalu dia datang ke pemusatan latihan dengan senyuman terbaiknya dan tampil sangat bagus saat latihan."
Tuchel mengaku sempat berharap Foden bisa tampil eksplosif seperti saat latihan, namun kenyataannya belum mampu memberikan dampak maksimal dalam pertandingan.
Persaingan di lini serang Timnas Inggris juga semakin ketat. Foden harus bersaing dengan nama-nama seperti Jude Bellingham, Cole Palmer, dan Morgan Rogers untuk memperebutkan posisi di lini tengah menyerang.
"Itu bukan jaminan dia akan masuk," ujar Tuchel terkait peluang Foden tampil di Piala Dunia.
Kekalahan dari Jepang menjadi yang kedua bagi Tuchel dalam 12 pertandingan bersama Inggris. Ia juga belum mampu mengalahkan tim yang berada di peringkat 20 besar FIFA sejak menangani tim tersebut.
Baca Juga: Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Inggris juga hanya bermain imbang 1-1 melawan Uruguay dalam laga uji coba.
Meski hasil kurang memuaskan, Tuchel tetap optimistis timnya mampu bangkit dan mengakhiri penantian panjang sejak 1966 untuk meraih gelar juara turnamen besar.
"Kami tidak akan melepaskan mimpi kami, kami tidak akan melepaskan pertanyaan ‘kenapa tidak?’," kata Tuchel.
Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah memastikan para pemain kembali ke klub masing-masing, menutup musim dengan baik, sebelum kembali berkumpul untuk persiapan menuju turnamen besar berikutnya.
Berita Terkait
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
-
Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
-
Joe Hart Ungkap Makna Tato Hitam Pekat yang Jadi Baju Zirahnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah
-
Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi
-
Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam