Bola / Bola Dunia
Rabu, 25 Maret 2026 | 10:19 WIB
Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026. [Dok. innatmeadowbrook.com]
Baca 10 detik
  • Pelatih Thomas Tuchel memilih hotel butik The Inn at Meadowbrook di Kansas sebagai markas utama Inggris di Piala Dunia 2026.
  • Pemilihan hotel butik kecil bertujuan menjaga kenyamanan, privasi, dan fokus pemain selama berlangsungnya turnamen besar.
  • Fasilitas tambahan seperti lapangan basket dan kolam renang akan dibangun untuk mendukung kebugaran timnas Inggris.

Suara.com - Pelatih Thomas Tuchel memastikan tim Timnas Inggris akan merasa seperti di rumah sendiri saat tampil di Piala Dunia 2026.

Pasukan The Three Lions memilih hotel butik bergaya cottage Inggris di kawasan Kansas, Amerika Serikat, sebagai markas utama mereka di Piala Dunia 2026.

Hotel yang dipilih adalah The Inn at Meadowbrook dengan kapasitas 54 kamar.

Hotel ini disebut menawarkan suasana intim dan nyaman, jauh dari kesan hotel besar yang ramai.

“Kami ingin punya tempat seperti rumah, tempat tidur yang nyaman, dan privasi,” ujar Tuchel dilansir dari The Sun.

Tuchel menegaskan tim sengaja menghindari hotel besar dengan ratusan kamar demi menjaga fokus pemain.

Menurut Tuchel, detail kecil seperti jendela yang bisa dibuka hingga suasana tenang menjadi pertimbangan penting.

Tuchel Kritik 3 Pemain Inggris Usai Menang 2-0 Atas Andorra [Instagram Inggris]

“Kami memilih tempat kecil dan hangat. Setelah terbiasa, masuk akal untuk selalu kembali ke sana,” katanya.

Federasi Sepak Bola Inggris juga berencana menambah fasilitas khusus di lokasi tersebut.

Baca Juga: Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Salah satunya adalah pembangunan lapangan basket serta akses kolam renang untuk menunjang kebugaran para pemain selama turnamen.

Tim Inggris dijadwalkan tiba di Amerika Serikat pada awal Juni sebelum berpindah ke Kansas sebagai basis utama.

Timnas Inggris akan memulai laga grup melawan Kroasia sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain seperti Boston dan New York.

“Kami ingin sesering mungkin kembali ke Kansas. Itu akan menjadi basis kami sepanjang turnamen,” tegas Tuchel.

Keputusan ini menunjukkan pendekatan berbeda Inggris dibanding anjuran FIFA yang mendorong tim untuk berpindah-pindah kota demi efisiensi.

Kontributor: Adam Ali

Load More