-
Maarten Paes sukses pindah ke Ajax tanpa kendala izin kerja berkat langkah antisipasi klub.
-
Beberapa pemain Timnas Indonesia di Belanda sempat mengalami masalah administrasi setelah proses naturalisasi.
-
Manajemen Ajax melakukan investigasi internal mendalam guna memastikan status legalitas Maarten Paes aman.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjadi satu dari sedikit pemain yang berhasil melewati polemik izin kerja di Belanda tanpa hambatan berarti. Situasi ini berbeda dengan sejumlah nama lain yang sempat terseret isu serupa di kompetisi Eredivisie.
Beberapa pemain Indonesia memang sempat jadi sorotan terkait persoalan administratif. Dean James yang memperkuat Go Ahead Eagles serta Nathan Tjoe-A-On bersama Willem II termasuk di antaranya.
Tak hanya itu, Justin Hubner yang bermain untuk Fortuna Sittard juga sempat dikaitkan dengan isu serupa. Akar masalahnya berkaitan dengan izin kerja yang bersinggungan dengan perubahan status kewarganegaraan para pemain tersebut.
Di tengah kondisi tersebut, Maarten Paes justru melenggang tanpa kendala. Kiper yang sebelumnya membela FC Dallas itu resmi kembali ke Belanda usai direkrut Ajax Amsterdam pada bursa transfer Januari.
Kunci utama di balik mulusnya proses Paes disebut terletak pada langkah antisipatif Ajax. Klub raksasa Belanda itu bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait status administratif sang pemain sebelum proses transfer benar-benar diselesaikan.
Mengacu laporan Voetbal International, Ajax bahkan langsung menjalin komunikasi dengan federasi sepak bola setempat guna memastikan tidak ada celah dalam aspek legalitas Paes.
“Ajax memberi tahu asosiasi sepak bola bahwa, berdasarkan investigasi internal, Paes kemungkinan besar tidak memenuhi syarat untuk bermain dan statusnya perlu diselidiki lebih lanjut,” tulis laporan tersebut.
Langkah proaktif tersebut membuat posisi Paes jauh lebih aman dibanding pemain lain. Ajax memilih bermain aman demi menghindari risiko pelanggaran regulasi izin kerja yang dikenal cukup ketat di Belanda.
Sementara itu, kasus yang menimpa Dean James dan Nathan Tjoe-A-On disebut berkaitan dengan penggunaan izin kerja sebagai pemain Uni Eropa, padahal keduanya telah menjalani proses naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jordi Amat Nikmati Peran Baru di Timnas Indoneesia Era John Herdman
Kondisi ini membuat status administratif mereka menjadi perhatian serius. Tak heran jika sejumlah klub di Belanda kini lebih berhati-hati saat merekrut pemain dengan latar belakang serupa.
Berkat kesiapan dan langkah cepat Ajax, Maarten Paes pun sukses menghindari polemik yang berpotensi mengganggu kariernya. Kini, fokusnya kembali ke satu hal utama: menjaga performa dan membuktikan kualitasnya di bawah mistar gawang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026