- Timnas Indonesia kalah tipis 0-1 dari Bulgaria melalui gol penalti Marin Petkov pada final FIFA Series 2026.
- Media Sportal.bg memuji kualitas permainan, organisasi tim, serta mentalitas skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman.
- Kapten Jay Idzes menyatakan kebanggaannya atas performa tim meskipun harus menerima hasil kekalahan dalam laga tersebut.
Suara.com - Performa Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 tak hanya mencuri perhatian media Bulgaria, Sportal.bg yang secara khusus menyoroti kualitas permainan serta mentalitas skuad Garuda.
Dalam laporannya, Sportal.bg menilai Timnas Indonesia tampil mengejutkan saat menghadapi Bulgaria.
Meski datang dengan persiapan terbatas, tim asuhan John Herdman mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Salah satu sorotan utama datang dari pernyataan kapten tim, Jay Idzes yang menunjukkan rasa bangga meski timnya harus menerima kekalahan tipis 0-1.
“Pertama-tama, saya sangat bangga dengan tim ini. Saya pikir kami bermain bagus, tetapi sayangnya kami kalah. Kami memiliki beberapa peluang, tetapi saya tetap sangat bangga dengan tim ini,” ujar Jay Idzes seperti dikutip dari Sportal.bg.
Media tersebut menilai sikap Idzes mencerminkan mental kuat yang dimiliki Timnas Indonesia di tengah fase transisi.
Tak hanya soal hasil, perkembangan permainan Garuda juga mendapat perhatian, terutama dalam aspek organisasi tim dan keberanian saat menyerang.
"Saya sangat bangga dengan para pemain karena kami telah memberikan yang terbaik, meskipun dalam waktu yang singkat," lanjut Idzes disorot laporan Sportal.bg.
Dalam laga tersebut, satu-satunya gol dicetak oleh Marin Petkov melalui eksekusi penalti pada menit ke-38.
Baca Juga: Jordi Amat Nikmati Peran Baru di Timnas Indoneesia Era John Herdman
Gol itu menjadi penentu dalam pertandingan yang sebenarnya didominasi oleh penguasaan bola dari tim Merah Putih.
Sebelum mencapai final, kedua tim sama-sama menunjukkan performa impresif. Bulgaria tampil dominan dengan kemenangan 10-2 atas Kepulauan Solomon, sementara Timnas Indonesia melangkah ke partai puncak usai mengalahkan St Kitts dan Nevis dengan skor 4-0.
Sportal.bg juga menyoroti proses adaptasi cepat Timnas Indonesia bersama Herdman.
Dalam waktu singkat, tim dinilai mampu menunjukkan peningkatan signifikan yang menjadi modal penting ke depan.
"Ia juga menilai bahwa adaptasi terhadap pelatih baru berjalan cukup baik dalam waktu singkat. Hal ini memberikan modal penting bagi tim nasional Indonesia menjelang turnamen berikutnya," tulis laporan tersebut.
Jay Idzes pun menegaskan bahwa hasil di final bukanlah akhir dari perjalanan tim, melainkan awal dari sesuatu yang lebih besar.
“Pada akhirnya, ya, kami kalah, tetapi ini adalah langkah pertama yang sangat baik dalam perjalanan baru kami,” tukas Idzes.
Berita Terkait
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria
-
Radja Nainggolan Menyesal Pernah Menolak Perkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi