- Suporter Dynamo Dresden dan Hertha Berlin menyerbu lapangan di Rudolf Harbig Stadion pada Minggu, 5 April waktu setempat.
- Aksi pelemparan flare dan kericuhan massa memaksa wasit menghentikan pertandingan selama 20 menit demi keamanan para pemain.
- Polisi mengendalikan situasi dan memulangkan suporter tamu, sementara federasi sepak bola Jerman kini menyelidiki pelanggaran kedua klub.
Suara.com - Laga panas di Bundesliga 2 antara Dynamo Dresden vs Hertha Berlin berubah menjadi kekacauan setelah suporter menyerbu lapangan, Minggu (5/4) waktu setempat.
Polisi anti-huru-hara terpaksa turun tangan untuk mengendalikan situasi yang memanas. Pertandingan kasta kedua Jerman itu digelar di Rudolf Harbig Stadion.
Duel sengit tersebut harus dihentikan setelah flare dilempar dan suporter merangsek masuk ke area lapangan.
Wasit Sven Jablonski langsung menghentikan pertandingan. Para pemain dari kedua tim bahkan sempat diminta kembali ke ruang ganti demi keamanan.
“Petugas masuk ke area dalam stadion dan memisahkan kedua kelompok,” demikian pernyataan kepolisian setempat. “Lapangan kemudian diamankan, dan pertandingan dihentikan sekitar 20 menit.”
Kericuhan bermula saat suporter Hertha menjebol pembatas dan masuk ke area dalam stadion.
Petugas keamanan disebut tak mampu menahan gelombang massa yang mulai tak terkendali.
Tak lama kemudian, sekitar 60 suporter Dynamo juga ikut menerobos. Kedua kubu saling memprovokasi dengan menyalakan flare dan membakar atribut di tribun.
“Pendukung bertopeng berlari di sisi lapangan menuju sektor lawan,” ungkap laporan setempat seperti dilansir dari The Sun.
Baca Juga: Jadwal Liga Jerman Pekan ke-28: Bayern Munich vs Freiburg, Kevin Diks Cs Jamu Heidenheim
Polisi pun langsung mengejar dan memukul mundur massa ke area masing-masing.
Situasi semakin panas ketika bendera Berlin dibakar di tengah kerumunan. Aparat berusaha keras mencegah bentrokan fisik yang lebih luas di dalam stadion.
Setelah kondisi terkendali, sekitar 600 suporter tim tamu dipulangkan lebih awal dengan pengawalan polisi. Pertandingan kemudian dilanjutkan hingga selesai.
“Kasus yang diselidiki meliputi gangguan ketertiban, penganiayaan berbahaya, perusakan, hingga penipuan tiket,” lanjut pernyataan resmi pihak kepolisian.
Sementara itu, federasi sepak bola Jerman juga akan melakukan investigasi terhadap kedua klub.
Sanksi berat berpotensi dijatuhkan jika terbukti terjadi pelanggaran serius.
Di tengah kekacauan, Hertha Berlin tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 lewat gol Marten Winkler.
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-28: Bayern Munich vs Freiburg, Kevin Diks Cs Jamu Heidenheim
-
Kevin Diks Tak Terbuai Rekor Manis, Misi Selamatkan Gladbach Jadi Prioritas
-
3 Sejarah Gila yang Dicapai Kevin Diks di Liga Jerman
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Cara Berbeda John Herdman Bangun Timnas Indonesia Menuju Piala AFF 2026
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
Era Pemain Lokal Dimulai! John Herdman Siapkan Timnas Indonesia Tanpa Bintang Eropa
-
Daftar Penghargaan Super League 2025/26: Bojan Hodak Pelatih Terbaik, Mariano Peralta Pemain Terbaik
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia! John Herdman Kirim Ancaman ke Jepang, Garuda Akan Lebih Ganas
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
John Herdman Bongkar Penyakit Timnas Indonesia: Bukan Soal Striker tapi...
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Eliano Reijnders: Laga Persib Bandung vs Persijap Final Demi Gelar Juara