- Timnas Putri Indonesia akan berkompetisi dalam turnamen FIFA Series 2026 di Stadion Ratchaburi pada 9–18 April 2026.
- Indonesia dijadwalkan menghadapi Republik Kongo pada pertandingan pertama tanggal 12 April 2026 pukul 16.00 WIB mendatang.
- Turnamen ini melibatkan empat negara untuk menguji kualitas tim serta menentukan pemenang yang akan melaju ke final.
Suara.com - Perjalanan Timnas Putri Indonesia di FIFA Series 2026 akan segera dimulai.
Turnamen ini menjadi ajang penting untuk menguji kekuatan Garuda Pertiwi.
Menariknya, lawan yang dihadapi punya status spesial.
FIFA Series 2026 digelar di Ratchaburi pada 9–18 April 2026.
Sebanyak empat negara ambil bagian dalam seri ini.
Selain Indonesia, ada Thailand women's national football team, New Caledonia women's national football team, dan Republic of the Congo women's national football team.
Laga pertama Indonesia akan menghadapi Republik Kongo.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Seluruh laga akan dimainkan di Stadion Ratchaburi.
Baca Juga: Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
Duel ini terasa menarik karena Republik Kongo punya catatan istimewa.
Tim putra mereka berhasil lolos ke FIFA World Cup 2026.
Status ini membuat mereka layak disebut sebagai negara Piala Dunia.
Sebaliknya, tim putra Indonesia harus terhenti di putaran keempat kualifikasi.
Hal ini menambah gengsi pertemuan di level tim putri.
Garuda Pertiwi punya kesempatan membuktikan kualitasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026
-
Ekonomi Syariah Belum Dilirik Pemerintah, Industri Usul Transaksi Zakat-Haji lewat Bank Syariah
-
Sidang Richard Lee Kembali Ditunda, Jaksa Ungkap Saksi Kunci Menghilang dan Dikabarkan Meninggal
-
Prajurit TNI AL Dikeroyok di Matraman Gara-gara Senggolan, Dipukul Helm hingga Ditendangi
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
Asap Karhutla Kepung Bandara Nabire, Dua Penerbangan Gagal Terbang
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang