Bola / Bola Dunia
Senin, 06 April 2026 | 13:52 WIB
Sandy Walsh bersiap cetak rekor sebagai pemain Indonesia pertama yang juara Liga Thailand bersama Buriram United. Pesta juara tertunda usai ditahan imbang Ratchaburi FC. [Dok. IG/@buriramunitedofficial]
Baca 10 detik
  • Sandy Walsh berpeluang besar mencetak sejarah sebagai pemain asal Indonesia pertama yang sukses menjuarai kasta tertinggi Liga Thailand.
  • Buriram United hanya butuh satu poin lagi untuk kunci gelar usai ditahan imbang 2-2 oleh Ratchaburi FC pada laga krusial akhir pekan lalu.
  • Bek Timnas Indonesia itu tampil selama 82 menit di laga tersebut, mencatatkan penampilan ke-15 nya pada kompetisi domestik musim ini.

Suara.com - Penggawa Timnas Indonesia yakni Sandy Walsh selangkah lagi akan menorehkan tinta emas di kompetisi elite kawasan Asia Tenggara.

Bek kanan andalan skuad Garuda ini bersiap membawa klubnya saat ini, Buriram United, untuk merengkuh trofi kasta tertinggi Liga Thailand musim 2025/2026.

Meskipun pesta perayaan gelar juara sempat tertunda saat bertandang ke markas Ratchaburi FC, peluangnya untuk mencetak rekor fantastis tersebut masih sangat terbuka lebar.

Saat ini, tim raksasa asal Negeri Gajah Putih tersebut telah mengoleksi 63 poin dari total 25 pertandingan yang sudah dilakoni.

Mereka secara matematis hanya membutuhkan tambahan satu poin saja pada laga berikutnya untuk mengunci gelar juara secara mutlak.

Pesaing terdekat mereka seperti Port FC dipastikan sudah sangat kesulitan untuk mengejar perolehan poin di sisa kompetisi musim ini.

Sementara itu, tim kuat lainnya yakni Bangkok United juga masih tertinggal cukup jauh di papan klasemen sementara.

Kepastian gelar juara ini sebenarnya bisa saja dirayakan lebih cepat andai mereka mampu mengamankan poin penuh di Ratchaburi Stadium.

Klub yang dibela oleh pemain keturunan Belanda ini sejatinya sempat unggul cepat melalui gol Bissoli pada menit kedelapan.

Baca Juga: Satu-satunya Wakil Indonesia, Sandy Walsh Bawa Buriram United Dekati Perempat Final ACL Elite

Namun, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat aksi Gleyson pada menit ke-21 yang bertahan hingga waktu turun minum tiba.

Memasuki babak kedua, tim tamu kembali memimpin papan skor berkat gol krusial dari pemain lokal Narubadin Weerawatnodom.

Harapan untuk segera mengangkat trofi juara tampak semakin dekat ketika keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga menit ke-88.

Sayangnya, kelengahan di menit akhir membuat Jesse Curran sukses mencetak gol penyama kedudukan yang memupus kemenangan di depan mata.

Dalam pertandingan dengan tensi tinggi tersebut, sang pemain pilar Merah Putih dipercaya tampil mengawal pertahanan selama 82 menit.

Perannya di atas lapangan hijau kemudian digantikan oleh bek sayap legendaris Thailand, Theerathon Bunmathan.

Load More