Bola / Liga Italia
Senin, 06 April 2026 | 15:34 WIB
Jay Idzes yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Indonesia 2026 dalam PSSI Awards. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso ikut bangga. (Instagram/@jayidzes)
Baca 10 detik
  • Jay Idzes meraih penghargaan Pemain Terbaik Indonesia 2026 dalam ajang PSSI Awards di Jakarta pada Maret lalu.
  • Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh bek andalannya tersebut secara terbuka.
  • Idzes langsung tampil penuh dalam kemenangan Sassuolo melawan Cagliari setelah kembali dari agenda penghargaan di Indonesia.

Suara.com - Pengakuan atas performa gemilang Jay Idzes tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga mendapatkan apresiasi khusus dari pelatihnya di Italia.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso secara terbuka menyampaikan rasa bangganya setelah bek andalannya itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Indonesia 2026.

Penghargaan prestisius ini diraih Idzes dalam ajang PSSI Awards yang digelar di Jakarta pada akhir Maret lalu.

Kapten Timnas Indonesia itu sukses mengungguli kandidat kuat lainnya seperti Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Yakob Sayuri.

Dalam sesi konferensi pers jelang laga Sassuolo melawan Cagliari, Fabio Grosso secara khusus meluangkan waktu untuk memberikan selamat kepada anak asuhnya tersebut.

"Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan selamat kepada Idzes atas penghargaan sebagai pemain terbaik Indonesia tahun ini," ujar Grosso.

Grosso menilai penghargaan ini adalah sebuah pencapaian yang sangat berarti dan merupakan bentuk penghormatan yang luar biasa bagi sang pemain.

"Ini (penghargaan pemain terbaik) tentu merupakan tanda penghormatan yang besar baginya," lanjutnya.

Setelah menerima penghargaan tersebut, Jay Idzes langsung kembali ke Italia dan membuktikan kapasitasnya.

Baca Juga: Jay Idzes Masih Percaya Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia

Ia dipercaya bermain penuh selama 90 menit saat Sassuolo meraih kemenangan penting 2-1 atas Cagliari, meskipun ia sempat dikritik karena menyebabkan tendangan penalti untuk lawan dalam laga tersebut.

Load More