- Timnas Indonesia kemungkinan besar tidak akan diperkuat oleh para pemain diaspora Eropa pada ajang Piala AFF 2026 karena berbenturan dengan pramusim klub.
- Pelatih John Herdman diprediksi akan memaksimalkan kekuatan pemain lokal dari Liga 1, dengan Cahya Supriyadi berpeluang menjadi kiper utama Skuad Garuda.
- Lini serang diproyeksikan akan mengandalkan kecepatan dan kreativitas pemain muda potensial seperti Beckham Putra Nugraha dan Dony Tri Pamungkas.
Suara.com - Ajang bergengsi sepak bola Asia Tenggara, Piala AFF 2026, akan segera digelar pada bulan Juli hingga Agustus mendatang. Begini prediksi skuad Timnas Indonesia tanpa pemain abroad di Eropa.
Piala AFF, yang tak berlangsung dalam kalender resmi FIFA, membuat permasalahan klasik selalu muncul untuk tim-tim peserta, termasuk Timnas Indonesia.
Persiapan skuad Garuda dihadapkan pada sebuah tantangan besar terkait ketersediaan para pemain andalannya.
Karena tak berlangsung di kalender FIFA Matchday, klub berhak menolak jika pemainnya di panggil ke Timnas. Alhasil, memilih pemain liga domestik bakal jadi opsi paling masuk akal yang bisa dilakukan pelatih John Herdman.
Jika Skuad Garuda dipastikan tidak diperkuat oleh barisan pemain diaspora, khususnya yang merumput di Eropa, komposisi tim racikan pelatih John Herdman dipastikan akan berubah drastis.
Jadwal turnamen yang berada di luar kalender resmi FIFA ini kemungkinan besar akan berbenturan langsung dengan agenda pramusim klub-klub benua biru.
Nama-nama bintang yang berlaga di kompetisi domestik Liga 1 dan liga-liga di kawasan Asia Tenggara pun berpeluang besar mengisi slot utama Skuad Garuda.
Di sektor pertahanan terakhir, absennya kiper-kiper diaspora seperti Maarten Paes membuka jalan lebar bagi talenta lokal untuk unjuk kemampuan.
Sosok penjaga gawang muda potensial, Cahya Supriyadi, diprediksi kuat bisa menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Jadi Opsi Utama Pengganti Kapten PSV Eindhoven
Penampilan konsistennya bersama klub serta pengalamannya mengawal gawang Timnas U-23 menunjukkan kualitas mental yang sudah sangat teruji dan menjanjikan.
Beralih ke lini belakang, absennya tembok kokoh seperti Jay Idzes dan Kevin Diks akan digantikan oleh kombinasi bek tangguh dari liga domestik.
Pemain-pemain belakang Super League yang sudah sangat terbiasa dengan iklim dan atmosfer kompetisi sepak bola Asia Tenggara diyakini mampu menjaga keperawanan gawang Indonesia.
Kedalaman skuad di sektor ini menjadi faktor yang teramat penting mengingat jadwal turnamen yang biasanya sangat padat dan menguras fisik.
Fleksibilitas taktik dari para bek sayap juga akan sangat dibutuhkan untuk membongkar rapatnya pertahanan lawan-lawan di kawasan regional.
Di jantung permainan, lini tengah kemungkinan besar akan tetap menjadi mesin utama penggerak kekuatan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Minus Pemain Eropa, 4 Wonderkid Ini Bisa Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Saga Transfer Mees Hilgers Bakal Berakhir di PSV Eindhoven?
-
Dapat Rapor Positif dari Legenda Timnas Indonesia, John Herdman Dinilai Bawa Gaya Baru
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh
-
Imbas Polemik Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Merasa Kehilangan Sosok Dean James
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Tidak Kapok Rekrut Pemain Ilegal, Malaysia Ancang-ancang Naturalisasi Wonderkid Arsenal
-
Sekecil Apa Peluang Persija Juara Musim Ini? Mauricio Souza Bilang Begini
-
2 Kekuarangan Timnas Futsal Indonesia Jelang Hadapi Malaysia
-
Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1
-
Momen Bersejarah! Assist Perdana Claudia Scheunemann di Eropa, Bantu FC Utrecht Menang 3-0
-
4 Bulan Lebih Menepi, Isco Akhirnya Kembali Berlatih bersama Real Betis
-
Jadi Mimpi Buruk Persija, Moussa Sidibe Bongkar Kunci Kemenangan Bhayangkara FC
-
Napoli Bungkam AC Milan, Antonio Conte: Kami Bangga!
-
Modal Bantai Brunei, Timnas Indonesia Siap Beri Mimpi Buruk untuk Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
-
Luciano Spalletti Puas dengan Performa Juventus usai Kalahkan Genoa