- Timnas Futsal Indonesia menang telak 7-0 atas Brunei Darussalam di laga pembuka Piala AFF Futsal 2026, dengan Muhammad Sanjaya mencetak hattrick.
- Di balik kemenangan besar, pelatih Hector Souto menyoroti dua kekurangan tim, yaitu permainan yang terburu-buru dan akurasi penyelesaian akhir yang belum maksimal.
- Indonesia kini memimpin klasemen Grup B dan akan menghadapi Malaysia di laga selanjutnya, di mana perbaikan dua aspek tersebut menjadi kunci.
Suara.com - Kemenangan super telak sukses diraih oleh Timnas Futsal Indonesia saat melakoni laga pembuka melawan Timnas Futsal Brunei Darussalam di ajang Piala AFF Futsal 2026.
Meskipun mampu berpesta tujuh gol tanpa balas, pelatih kepala Hector Souto Vazquez justru menyoroti adanya dua kekurangan utama yang masih terlihat dari permainan timnya.
Pertandingan yang digelar di Nonthaburi, Thailand, tersebut sejatinya menunjukkan dominasi penuh yang diperlihatkan oleh skuad Garuda di atas lapangan.
Namun, di balik kemenangan besar itu, masih tersimpan catatan evaluasi penting yang harus segera dibenahi oleh para pemain.
Kekurangan pertama yang menjadi sorotan utama sang pelatih adalah kecenderungan para pemain untuk tampil terlalu terburu-buru saat membangun serangan.
Selain itu, akurasi penyelesaian akhir di depan gawang lawan juga dinilai masih belum berada di level yang maksimal sepanjang jalannya pertandingan.
Padahal, berdasarkan statistik yang ada, Indonesia tercatat mampu melepaskan hingga 60 kali percobaan tembakan ke arah gawang lawan.
Dominasi Indonesia pada laga ini sebenarnya sudah terlihat sangat jelas sejak babak pertama bergulir.
Tim Garuda mampu unggul sangat jauh dengan skor 6-0 berkat gaya permainan yang agresif dan efektif menembus pertahanan lawan.
Baca Juga: Daftar Skuad Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Muhammad Albagir
Pemain andalan Muhammad Sanjaya sukses menjadi bintang utama pada paruh pertama berkat torehan hattrick yang fantastis.
Tiga gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh Imam Anshori, Dewa Rizki, dan juga Andarias Kareth.
Memasuki babak kedua, tempo permainan Indonesia terpantau sedikit menurun dibandingkan dengan paruh pertama.
Intensitas serangan yang tidak sekencang sebelumnya membuat skuad Merah Putih hanya mampu menambah satu gol tambahan saja.
Andarias Kareth kembali sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan mutlak dengan skor akhir 7-0.
Meski memberikan catatan evaluasi yang tajam, sang pelatih secara keseluruhan tetap memberikan apresiasi tinggi atas performa timnya.
Berita Terkait
-
Modal Bantai Brunei, Timnas Indonesia Siap Beri Mimpi Buruk untuk Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
-
Timnas Indonesia Menang Mudah atas Malaysia di Piala AFF Futsal 2026? Ini Prediksinya
-
Profil Muhammad Sanjaya yang Cetak Hattrick di Laga Debutnya Bareng Timnas Futsal Indonesia
-
Meledak di Laga Perdana, Hector Souto Tetap Enggan Meremehkan Malaysia
-
Piala AFF Futsal 2026: Timnas Indonesia Cukur Brunei 7-0, Muhammad Sanjaya Hattrick
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
Terkini
-
Liga Champions: Mikel Arteta Wanti-wanti Arsenal Tak Sepelekan Sporting Lisbon
-
Pelatih Sukses Girona Jadi Kandidat Utama Nahkoda Maarten Paes di Ajax
-
Vinicius Junior Wanti-wanti Real Madrid Harus Lakukan Ini untuk Kalahkan Bayern
-
Bojan Hodak Puji Performa Teja Paku Alam, Lampaui Rekor Clean Sheet Andritany!
-
Thailand Sudah Punya Agenda, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Masih Misterius
-
Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang Global: Putaran Ekonomi Tembus Rp1200 Triliun
-
Cremonese Terancam Degradasi, Emil Audero: Telat Panas
-
Teja Paku Alam Merendah usai Berhasil Ukir 16 Clean Sheet
-
Timnas Vietnam Jadi Tim Paling Melonjak di Ranking FIFA April 2026
-
Statistik Teja Paku Alam di Bawah Mistar Gawang Gila! Rekor Kiper Persija Dilewati