- Gelandang Persija, Fabio Calonego, mencetak tiga gol jarak jauh spektakuler sepanjang periode Februari hingga April 2026.
- Kemampuan menembak jarak jauh tersebut merupakan hasil latihan rutin yang ia asah untuk memperkuat lini serangan Persija.
- Fabio menegaskan bahwa pencapaian gol individu tetap terasa hambar apabila timnya gagal meraih kemenangan dalam pertandingan.
Suara.com - Gelandang Persija Jakarta Fabio Calonego bukan hanya tampil solid di lini tengah, tetapi juga menunjukkan sentuhan magis lewat gol-gol spektakulernya dari luar kotak penalti.
Namun, di gol terbaru saat bersua Bhayangkara FC, Macan Kemayoran menderita kekalahan.
Dalam empat pekan terakhir, Fabio tampil tajam dengan mencetak tiga gol yang semuanya lahir dari skenario jarak jauh.
Gol pertamanya tercipta saat menghadapi Malut United pada 24 Februari 2026 lewat situasi open play.
Ia kembali mengulang momen serupa ketika Persija bertemu Borneo FC pada 3 Maret 2026, memanfaatkan celah di pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan keras yang tak terbendung.
Aksi terbarunya terjadi saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 5 April 2026. Kali ini, Fabio menunjukkan kualitasnya sebagai eksekutor bola mati.
Tendangan bebasnya meluncur mulus dengan lengkungan sempurna, mengarah tepat ke sudut gawang tanpa mampu dihalau kiper lawan.
Meski gol-gol tersebut menuai pujian, Fabio mengungkapkan bahwa kemampuan tembakan jarak jauh memang sudah lama menjadi bagian dari permainannya.
Ia terus mengasah kemampuan tersebut dalam latihan dan tak ragu memanfaatkannya saat peluang terbuka.
Baca Juga: Persib Bandung Menjauh dari Persija, Bojan Hodak Fokus Amankan Sisa Laga
“Saya selalu memiliki kemampuan menembak jarak jauh sebagai salah satu kekuatan saya. Kapan pun memungkinkan saya akan lakukan. Saya selalu berlatih untuk terus meningkatkan kemampuan itu,” ucap Fabio di laman resmi klub.
Namun di balik keindahan gol-golnya, terselip rasa hambar yang tak bisa ia sembunyikan. Bagi Fabio, kontribusi individu tak akan berarti tanpa hasil positif bagi tim.
“Mencetak gol selalu sangat penting untuk membantu tim. Akan tetapi, tanpa ragu saya akan menukar gol-gol itu dengan kemenangan,” ujar pemain berusia 28 tahun itu melanjutkan.
Tak hanya piawai mencetak gol, Fabio juga menunjukkan konsistensi sebagai kreator serangan.
Ia telah mengoleksi tiga assist sepanjang musim ini, masing-masing saat melawan Malut United pada 23 Agustus 2025, Persebaya pada 18 Oktober 2025, dan Bhayangkara FC pada 29 Desember 2025.
Performa impresif Fabio menjadi bukti bahwa ia adalah salah satu motor penting Persija.
Namun, seperti yang ia tegaskan, sepak bola bukan sekadar tentang gol indah—melainkan tentang bagaimana membawa tim meraih kemenangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara