- Radja Nainggolan menyesal hanya mencatatkan 30 caps untuk Timnas Belgia dan mengaku akan memilih Timnas Indonesia jika tahu akhir kariernya seperti ini.
- Penyesalan ini dipicu oleh keputusannya yang tidak dibawa ke Piala Dunia 2018 karena dianggap berpotensi membuat keributan di bangku cadangan.
- Nainggolan merasa rasa hormat dan penghargaan yang ia dapatkan selama bermain di Indonesia jauh lebih luar biasa daripada di Belgia.
Suara.com - Sebuah penyesalan mendalam diungkapkan oleh pemain keturunan Indonesia, Radja Nainggolan, terkait pilihannya membela Timnas Belgia di masa lalu.
Kariernya bersama Timnas Belgia yang hanya berlangsung singkat dengan torehan 30 caps, membuat gelandang berdarah Batak ini berpikir ulang soal keputusan besarnya.
Mantan bintang AS Roma dan Inter Milan ini bahkan secara blak-blakan mengaku akan lebih memilih Timnas Indonesia jika tahu karir internasionalnya akan berakhir seperti ini.
Nainggolan merasa sangat kesulitan menerima kenyataan bahwa karirnya bersama tim berjuluk Setan Merah itu harus berakhir prematur akibat sebuah konflik.
“Saya mengalami kesulitan dengan itu,” kata Nainggolan.
"Saya mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain untuk Setan Merah. Saya memang baru saja membuat pernyataan. Jika saya tahu akan berakhir seperti ini, saya akan lebih cepat memilih Indonesia. Saya bangga menjadi orang Belgia."
Ia juga merasakan pengalamannya saat bermain di Liga Indonesia selama enam bulan yang memberikan kesan sangat mendalam.
Penghargaan dan rasa hormat yang ia terima dari publik sepak bola Tanah Air dinilainya jauh lebih luar biasa dibandingkan dengan yang ia rasakan di Belgia.
"Saya bermain sepak bola di Indonesia selama enam bulan. Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari orang-orang di sana berasal dari dunia yang sama sekali berbeda dibandingkan dunia sepak bola Belgia," ujar Nainggolan kepada De Tafel van Gert.
Baca Juga: 12 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Bakal Dicoret John Herdman untuk Piala AFF 2026
Puncak mengecewakannya terjadi pada tahun 2018 ketika ia secara mengejutkan tidak diizinkan masuk ke dalam skuad Piala Dunia.
Alasan resmi yang diberikan saat itu adalah karena ia dianggap berpotensi menimbulkan masalah dan suasana yang tidak kondusif di bangku cadangan.
"Pada tahun 2018, saya tidak diizinkan pergi ke Piala Dunia karena saya akan menimbulkan keributan di bangku cadangan. Itu benar-benar omong kosong. Jadi saya berkata, oke, itu saja."
Di Belgia, Nainggolan memang dikenal sebagai sosok enfant mengerikan atau "anak nakal" karena perilakunya yang sangat ekspresif di luar lapangan.
Di usianya yang kini menginjak 37 tahun, sang gelandang masih aktif bermain di kompetisi kasta kedua Liga Belgia bersama Patro Eisden.
Berita Terkait
-
Skandal Paspor Gate, Pemain Keturunan 'Kena Tipu' Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia?
-
Nasib Naturalisasi Luke Vickery ke Timnas Indonesia Gimana? Ini Updatenya!
-
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-17 2026
-
Media Belanda Salahkan Fardy Bachdim di Skandal Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut