Hector Souto mengkritik wasit AFF dan AFC karena gagal melindungi keselamatan para pemain futsal.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia meminta penggunaan teknologi Video Support dimaksimalkan saat pertandingan berlangsung.
Wasit dituntut melakukan analisis performa sebagaimana tim pelatih meningkatkan kemampuan teknik dan taktik tim.
Suara.com - Kualitas kepemimpinan wasit kembali menjadi perhatian serius dalam turnamen level Asia Tenggara dan Asia. Tak hanya soal kesiapan teknis dan mental pemain, aspek perlindungan di lapangan dinilai masih jauh dari ideal.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Komite Wasit AFF dan AFC.
Ia menyoroti tingginya intensitas permainan yang dinilai sudah melewati batas aman bagi para pemain.
Sorotan utama datang dari laga krusial Grup A antara Thailand dan Vietnam. Menurutnya, pertandingan tersebut memperlihatkan banyak pelanggaran keras yang seharusnya bisa diminimalisir oleh keputusan wasit yang lebih tegas.
"Saya melihat beberapa pertandingan, dan saya pikir level wasit tidak cukup bagus dengan cara mereka membiarkan permainan berjalan terlalu agresif," kata Souto dalam keterangannya.
"Kita bisa lihat kemarin ada banyak pelanggaran keras, namun wasit tidak melindungi pemain. Ini adalah hal terburuk yang bisa mereka lakukan, karena hal yang paling penting adalah melindungi pemain," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Tak hanya mengkritik, Hector Souto juga memberikan masukan.
Ia menilai pemanfaatan teknologi Video Support (VS) harus dimaksimalkan demi menjaga keadilan dan keselamatan pemain di lapangan.
Menurutnya, penggunaan teknologi tidak boleh sekadar menjadi pelengkap, melainkan harus benar-benar membantu pengambilan keputusan krusial dalam pertandingan.
Baca Juga: Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
"Jika kita memiliki alat penunjang, kita harus menggunakannya," ia menjelaskan.
"Sama halnya seperti jajaran pelatih dan tim nasional yang selalu melakukan analisis untuk meningkatkan taktik, teknik, dan kondisi fisik pemain, wasit juga dituntut untuk selalu melakukan analisis terhadap kepemimpinan yang mereka jalankan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
NAC Breda Tak Terima Dean James Bebas Masalah Paspor, Ajukan Banding ke KNVB
-
Lolos ke Semifinal, Timnas Futsal Indonesia Sudah Capai Target di Piala AFF Futsal 2026
-
Piala AFF Futsal 2026: Indonesia akan Kesusahan Lawan Vietnam
-
Tanpa Kiper Eropa, Ini 4 Penjaga Gawang Lokal yang Siap Jadi Benteng Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dean James Bebas Sanksi dari Skandal Paspor, Buka Peluang Kembali Bela Go Ahead Eagles
-
Menanti Duel Panas di Semifinal: Indonesia Berpotensi Jumpa Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
-
Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini