Bola / Bola Indonesia
Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, ungkap alasan Mauro Zijlstra belum tampil maksimal dalam debutnya lawan Bali United. Adaptasi kompetisi jadi faktor utama. [Dok. IG Mauro Ziljstra]
Baca 10 detik
  • Striker naturalisasi seperti Rafael Struick, Jens Raven, dan Mauro Zijlstra minim menit bermain di klub Liga 1 musim 2025-2026.
  • Kurangnya waktu bermain ketiga pemain tersebut di klub masing-masing menjadi perhatian serius karena menghambat perkembangan kualitas mereka di lapangan.
  • Situasi ini berpotensi merugikan Timnas Indonesia yang sedang sangat membutuhkan penyerang tajam untuk memenuhi kebutuhan lini depan tim nasional.

Meski begitu, Raven masih mampu mencatat 1 gol dan 2 assist.

Terakhir ada Mauro Zijlstra bersama Persija Jakarta.

Didatangkan dari FC Volendam, ia justru kesulitan menembus skuad utama.

Sejauh ini, Zijlstra baru tampil dua kali dengan total 21 menit bermain.

Jumlah tersebut tentu jauh dari harapan publik.

Minimnya menit bermain ketiga striker ini jadi perhatian serius.

Apalagi, Timnas Indonesia sedang membutuhkan penyerang tajam.

Jika kondisi ini berlanjut, perkembangan mereka bisa terhambat.

Kini, tantangan terbesar adalah membuktikan kualitas di level klub.

Baca Juga: Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More