- PSSI melalui BTN sedang membidik negara top yang absen di Piala Dunia sebagai lawan tanding uji coba internasional Timnas Indonesia.
- Pengamat menilai peluang laga melawan Timnas Italia sangat realistis berkat kekuatan jaringan global yang dimiliki Erick Thohir.
- Uji coba melawan negara raksasa akan menjadi modal berharga bagi skuad Garuda sekaligus meneruskan kesuksesan laga bersejarah kontra Argentina.
“Tapi, sekali lagi apakah realistis melawan Italia di tengah kualitas pemain yang jomplang?" tanya Akmal dalam siniar tersebut.
"Namun, bukan mustahil, kita pernah melawan Argentina dan Belanda,” tambahnya meyakinkan publik.
Manfaat Ganda Uji Coba Lintas Kasta
Staf kepelatihan Timnas Indonesia jelas akan sangat diuntungkan jika mendapatkan variasi lawan uji coba dari level menengah hingga level elite dunia.
Kombinasi sistematis antara menghadapi negara yang jauh lebih kuat dan tim yang setara dianggap sebagai metode paling ideal untuk mematangkan taktik permainan di lapangan.
Apabila wacana mendatangkan tim langganan juara dunia ini benar-benar terwujud, maka PSSI akan kembali mencetak sejarah emas bagi peta persepakbolaan nasional.
Pertandingan menghadapi tim sekaliber Italia diyakini tidak hanya menaikkan mental bertanding, tetapi juga mengerek nilai komersial sepak bola Indonesia di mata dunia.
Kini publik pencinta sepak bola tanah air tinggal menanti kejutan nyata dari federasi terkait siapa satu negara kuat yang akan segera diumumkan.
Kilas Balik Laga Uji Coba Bersejarah Garuda
Baca Juga: PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
Sebagai latar belakang, keberanian PSSI membidik negara papan atas ini bermula dari kesuksesan besar mereka saat menggelar laga kontra Argentina pada Juni 2023 silam.
Momentum bersejarah di Stadion Utama Gelora Bung Karno kala itu membuktikan bahwa Indonesia memiliki infrastruktur dan daya tarik untuk menjamu tim peringkat satu dunia.
Walaupun saat itu tim tuan rumah harus menelan kekalahan dengan skor 0-2, jam terbang serta eksposur yang didapatkan para pemain dinilai sangat mahal.
Sejak pertandingan bergengsi tersebut, standar ekspektasi suporter terus meningkat seiring komitmen kuat federasi untuk mendongkrak ranking FIFA skuad Garuda lewat uji coba berkualitas.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
-
2 Pemain Naturalisasi Pilih Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Skandal Pasporgate!
-
Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?
-
Kebahagiaan Bek Timnas Indonesia Bertambah, Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan