- PSSI masih terus mematangkan format kompetisi turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang rencananya akan kembali mengundang klub dari luar negeri.
- Tantangan utama dalam mengundang tim asing tahun depan adalah padatnya kalender sepak bola internasional, termasuk ajang Piala Dunia FIFA 2026.
- Erick Thohir juga menuntut peran aktif dan kontribusi nyata dari pemerintah daerah, mulai dari gubernur hingga wali kota, demi memajukan sepak bola nasional.
Suara.com - Keberhasilan penyelenggaraan turnamen pramusim tahunan, Piala Presiden, memunculkan tanda tanya besar tentang format untuk edisi tahun ini.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara menanggapi tingginya animo publik terkait wacana kembali mengundang partisipasi Klub Luar Negeri pada edisi selanjutnya.
Turnamen yang baru saja merampungkan edisi ketujuhnya pada Minggu (12/4/2026) kemarin itu terbilang sukses dengan menghadirkan dua tim tamu internasional, yakni Oxford United dan Port FC.
Bahkan, Port FC keluar sebagai kampiun yang secara otomatis membuktikan tingginya kualitas kompetisi saat melibatkan kekuatan dari luar negeri.
Menyikapi wacana tersebut, mantan presiden Inter Milan itu menegaskan bahwa rancangan turnamen pramusim edisi kedelapan masih dalam tahap pematangan di tingkat internal.
"Untuk Piala Presiden yang kedelapan ini sedang kita godok lagi," ujar Erick Thohir saat dijumpai oleh awak media.
Pembahasan format kompetisi diyakini masih akan memakan waktu hingga beberapa bulan ke depan sebelum keputusan final resmi diketok palu.
"Nanti seperti apa nanti kita diskusikan karena memang kita masih punya waktu seperti apa dua tiga bulan ke depan," tambah figur sentral sepak bola nasional tersebut.
Tingginya antusiasme masyarakat diharapkan mampu diakomodasi melalui format baru yang sedang digodok secara intensif tersebut.
Baca Juga: Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir
"Mudah-mudahan dengan format ini juga nanti kita diskusikan lagi gitu," ucapnya memberikan harapan.
Tantangan Jadwal Padat Internasional
Meski peluang untuk kembali mengundang tim tamu internasional masih sangat terbuka lebar, PSSI harus menghadapi tantangan berat berupa padatnya kalender sepak bola global tahun depan.
Pergelaran akbar Piala Dunia FIFA 2026 dipastikan akan sangat menyita perhatian dan memengaruhi jadwal pramusim klub-klub di seluruh dunia.
"Belum tahu karena memang kompleksitas tahun ini kan ada kejuaraan Piala Dunia dan klub-klub sendiri baru selesai pertandingan klub World Cup kemarin," jelas Erick membeberkan kendala teknis yang dihadapi.
Faktor-faktor eksternal tersebut menjadi bahan pertimbangan utama yang harus dipikirkan secara saksama oleh pihak penyelenggara.
Berita Terkait
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Pluim Duga PSSI Tutup Mata Soal Risiko Paspor Pemain Naturalisasi: Ada Ambisi ke Piala Dunia
-
Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang