-
Johnny Jansen meminta regulasi paspor pemain keturunan diperjelas agar tidak merugikan pihak klub.
-
Polemik administrasi paspor di Belanda sempat menghambat status izin kerja beberapa pemain profesional.
-
Penuntasan aturan legalitas menjadi syarat utama bagi kemajuan masa depan pemain diaspora Indonesia.
Suara.com - Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku kebingungan saat dimintai tanggapan terkait polemik paspor yang sempat menjerat sejumlah pemain keturunan Indonesia di Belanda. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan berada dalam ranahnya, meski memahami dampaknya cukup besar bagi banyak pihak.
Isu yang dikenal sebagai “paspoorgate” ini sempat menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di Belanda dikaitkan dengan persoalan izin kerja, terutama setelah adanya perubahan status kewarganegaraan.
Kondisi tersebut membuat situasi menjadi tidak pasti, baik bagi pemain maupun klub yang menaungi mereka.
Beberapa nama yang ikut terseret dalam isu ini antara lain Dean James bersama Go Ahead Eagles, kemudian Nathan Tjoe-A-On yang membela Willem II.
Selain itu, Justin Hubner di Fortuna Sittard juga sempat dikaitkan dengan persoalan serupa.
Meski pada akhirnya permasalahan tersebut berhasil diselesaikan, dampaknya tetap terasa.
Banyak pihak harus beradaptasi dengan cepat, termasuk pelatih yang harus kehilangan pemain di tengah kompetisi. Situasi ini pun secara tidak langsung turut dirasakan oleh Johnny Jansen.
“Soal masalah paspor yang kamu sebutkan, saya tidak tahu harus berkata apa tentang itu. Itu bukan urusan saya, itu bukan masalah saya,” kata Johnny Jansen kepada awak media.
Baca Juga: Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
Pelatih berusia 51 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas untuk membahas lebih jauh polemik tersebut.
Namun, ia menyoroti pentingnya kejelasan regulasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan.
Menurutnya, aturan seharusnya sudah ditetapkan sejak awal, bukan baru dibahas setelah masalah mencuat ke publik.
Ketidakjelasan regulasi dinilai berpotensi merugikan banyak pihak, baik pemain maupun tim yang sedang berkompetisi.
“Saya pikir mereka harus membuat aturan yang baik untuk itu, dan saya pikir kita bisa membicarakannya nanti, tapi kita harus menyelesaikannya terlebih dahulu," jelasnya.
"Itu yang paling penting. Jadi ya, semoga mereka menyelesaikannya di masa depan,” tutup Johnny Jansen.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol
-
Deschamps Ngeluh Soal Wasit, Luis de la Fuente Beri Balasan Menohok
-
Puluhan Sekolah Kekurangan Murid, DPR Desak Evaluasi Sistem Pendidikan
-
Terungkap! Ini Teknologi Baru yang Bikin Layar Galaxy Z Fold 8 Makin Mulus
-
3 Tone Up Sunscreen yang Bagus, Dipuji Gak Bikin Wajah Jadi Abu-Abu
-
Pemerintah Akui Program MBG Bikin Harga Ayam dan Telur Tak Stabil
-
Bobby Adhityo Rizaldi, Mantan Ketua Golkar Sumsel yang Didalami KPK di Kasus Muara Enim
-
Duka Mendalam di Pantura, Lucky Hakim Janji Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Kecelakaan
-
Polisi Geledah Kantor dan Rumah Kadishub Siak Pasca OTT
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut