- Arsenal menjamu Sporting CP di Emirates Stadium pada Kamis dinihari untuk leg kedua perempat final Liga Champions.
- Arsenal membawa keunggulan agregat 1-0 meski sedang mengalami performa inkonsisten setelah kekalahan di laga domestik terakhir.
- Pemenang pertandingan ini akan melaju ke babak semifinal untuk menghadapi Atlético Madrid yang sudah menanti sebelumnya.
Suara.com - Arsenal menghadapi ujian krusial saat menjamu Sporting CP pada leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (15/4) dinihari WIB di Emirates Stadium.
Tim asuhan Mikel Arteta mengusung keunggulan agregat 1-0, namun performa inkonsisten membuat laga ini jauh dari kata aman.
Secara statistik, Arsenal diunggulkan untuk menang.
Superkomputer Opta memberi peluang kemenangan sebesar 61,9% bagi The Gunners, sementara Sporting hanya 16,5% dan hasil imbang 21,6%.
Meski demikian, Arsenal datang dengan kondisi kurang meyakinkan.
Kekalahan 1-2 dari Bournemouth di Liga Inggris menjadi pukulan telak, sekaligus menandai tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Situasi ini membuat tekanan terhadap Arteta meningkat.
Arsenal kini butuh kemenangan untuk memulihkan kepercayaan diri sekaligus menjaga asa lolos ke semifinal Liga Champions secara beruntun.
Secara historis, Arsenal unggul atas Sporting.
Baca Juga: Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
Sporting CP tak terkalahkan dalam delapan pertemuan di kompetisi Eropa (4 menang, 4 imbang) dan selalu tampil solid saat menghadapi klub Portugal di kandang.
Selain itu, Arsenal juga memiliki rekor impresif di fase gugur.
The Gunners lolos dalam 19 dari 20 laga dua leg Eropa setelah menang di leg pertama tandang.
Di sisi lain, Sporting datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Klub Portugal itu mencatat tiga kemenangan beruntun di liga domestik dan dikenal tangguh saat menghadapi tim Inggris, dengan sembilan kemenangan dari 10 duel dua leg sebelumnya.
Pelatih Rui Borges pun optimistis timnya mampu membalikkan keadaan.
Berita Terkait
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Politisi PDIP Dolfie Semprot Purbaya Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Milik Negara