- Kevin Diks mengalami dugaan cedera adduktor dan harus ditarik keluar pada menit ke-61 yang berujung pada kekalahan 0-1 Borussia Monchengladbach dari RB Leipzig.
- Pelatih Eugen Polanski dipusingkan dengan krisis pertahanan dan menyiapkan Fabio Chiarodia atau Kota Takai sebagai pengganti di laga krusial berikutnya.
- Gladbach kini tertahan di peringkat 13 dengan 30 poin, membuat absennya Diks makin memberatkan langkah tim untuk menjauh dari ancaman degradasi Bundesliga.
Suara.com - Badai cedera menghantam lini belakang Borussia Monchengladbach setelah bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, tumbang di tengah perjuangan tim menjauh dari ancaman zona degradasi Bundesliga.
Situasi darurat ini memaksa tim kepelatihan Die Fohlen untuk segera memutar otak mencari bek pengganti jelang laga krusial pada pekan selanjutnya.
Kehilangan pilar utama di jantung pertahanan jelas menjadi pukulan telak bagi skuad yang sedang berjuang memutus tren negatif tanpa kemenangan di kompetisi domestik.
Petaka Menit 61 di Kandang RB Leipzig
Momen nahas yang menimpa Kevin Diks terjadi saat Borussia Monchengladbach melawat ke markas RB Leipzig pada laga pekan ke-29 kompetisi Bundesliga.
Pemain bertahan yang kini menjadi idola suporter skuad Garuda tersebut terpaksa harus ditarik keluar lapangan lebih cepat pada menit ke-61.
Diks terlihat berjalan gontai sambil memegangi bagian pahanya usai berduel ketat dengan barisan penyerang tim lawan.
Keluarnya palang pintu tangguh ini seketika langsung merusak keseimbangan dan organisasi pertahanan Gladbach yang sebelumnya tampil disiplin.
Puncaknya, gawang mereka harus jebol lewat gol tunggal Yan Diomande pada menit ke-81 yang mengunci kekalahan pahit dengan skor tipis 0-1.
Baca Juga: Cedera Saat Bela Timnas Indonesia, Musim Mauro Zijlstra Terancam Berakhir Lebih Cepat
Menanti Kepastian Hasil MRI
Sebelum ditarik keluar lapangan, kolaborasi Diks bersama Nico Elvedi sebenarnya tampil sangat solid dalam meredam agresivitas tuan rumah.
Kini, tim medis klub masih melakukan observasi mendalam terkait dugaan cedera adduktor yang membekap sang pemain.
Pelatih kepala Eugen Polanski secara terbuka mengakui kepusingannya melihat kondisi fisik salah satu bek andalannya tersebut.
"Kevin mengindikasikan bahwa dia merasakan sesuatu. Saya harap itu tidak terlalu serius," ujarnya.
Kepastian mengenai seberapa parah kondisi otot paha Diks masih harus menunggu hasil pemeriksaan pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Aksi Pemain Abroad Timnas Indonesia di Luar Negeri: Kevin Diks Cedera, Maarten Paes Gahar
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Rusuh di Bundesliga! Ultras Serbu Lapangan Baku Hantam, Polisi Susah Payah Pukul Mundur
-
Kondisi Terkini Mauro Zijlstra Usai Cedera Saat Bela Timnas Indonesia, Dokter Persija: Otot Robek
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?