- Timnas Indonesia diprediksi tampil tanpa kekuatan penuh pada turnamen Piala AFF 2026 karena jadwal berbenturan dengan liga Eropa.
- Status turnamen yang bukan agenda resmi FIFA membuat klub luar negeri tidak wajib melepas para pemain andalan Indonesia.
- Pelatih John Herdman kemungkinan akan mengandalkan talenta lokal untuk menggantikan absennya sejumlah pilar utama yang berkarier di luar negeri.
Suara.com - Timnas Indonesia diprediksi tidak akan tampil dengan kekuatan penuh dalam ajang Piala AFF 2026 mendatang.
Masalah jadwal yang berbenturan dengan kompetisi Eropa serta status turnamen yang tidak masuk dalam kalender resmi FIFA menjadi penghalang utama bagi pelatih John Herdman untuk memanggil skuad terbaiknya.
Turnamen bergengsi di Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung setelah agenda FIFA Series 2026.
Karena Piala AFF bukan merupakan agenda resmi FIFA, klub-klub luar negeri tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemain mereka ke tim nasional.
Kondisi ini memaksa Skuad Garuda harus merelakan sejumlah pilar penting yang merumput di kompetisi elite Eropa.
Berikut adalah deretan pemain abroad yang kemungkinan besar absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026:
1. Jay Idzes (Sassuolo, Italia)
Absennya Jay Idzes menjadi pukulan paling telak bagi lini belakang Indonesia.
Bek yang kini berkarier di Serie A bersama Sassuolo tersebut merupakan kapten utama tim.
Baca Juga: Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
Sebagai pemimpin di lapangan, kehilangan Idzes akan sangat berpengaruh pada mentalitas dan koordinasi pertahanan Skuad Garuda.
2. Kevin Diks (Bundesliga, Jerman)
Bek tangguh yang merumput di Bundesliga ini juga diragukan bisa bergabung.
Selain karena izin klub yang sulit didapat, Kevin Diks dikenal sebagai pemain yang rawan cedera.
Staf pelatih kemungkinan besar tidak ingin mengambil risiko besar dengan memaksanya tampil di turnamen yang memiliki jadwal sangat padat.
3. Maarten Paes (Ajax, Belanda)
Berita Terkait
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
4 Inspirasi OOTD Y2K Summer Style ala Asa BABYMONSTER yang Playful Abis!
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
-
Tradisi Teknologi Selama 40.000 Tahun di Sulawesi Selatan Terungkap
-
Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram
-
Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu