Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB
Persebaya Surabaya dihantam badai cedera jelang Derbi Suramadu melawan Madura United. Pelatih Bernardo Tavares terpaksa ubah taktik dan andalkan pemain bangku cadangan. [Instagram Persebaya]
Baca 10 detik
  • Persebaya Surabaya mengalami krisis cedera pemain jelang laga sengit Derbi Suramadu melawan Madura United FC di Stadion Gelora Bung Tomo.
  • Pelatih Bernardo Tavares terpaksa melakukan rotasi ekstrem, memainkan pemain tidak di posisi aslinya, serta sangat mengandalkan peran pemain cadangan.
  • Kehadiran suporter Bonek dan Bonita dinilai menjadi kunci suntikan moral bagi pemain demi merebut 3 poin dan mendongkrak posisi keenam di klasemen sementara.

"Karena penting untuk mengubah gambaran situasi, mengubah performa, dan mengubah hasil,” imbuhnya menyoroti urgensi kebangkitan tim.

Panggilan Jiwa untuk Bonek dan Bonita

Di luar segala keterbatasan teknis di atas lapangan, kehadiran ribuan suporter fanatik di tribun diyakini bakal menjadi suntikan moral yang tidak ternilai harganya.

Gemuruh dukungan tanpa henti dari Bonek dan Bonita sangat diharapkan mampu menutupi celah kelelahan fisik serta mendongkrak keberanian skuad tuan rumah.

“Di momen-momen sulit inilah pemain paling membutuhkan dukungan dari para suporter,” pungkas Bernardo Tavares.

Duel sarat gengsi sesama tim dari Jawa Timur ini sangat penting bagi Persebaya yang masih berjuang memperbaiki posisi di klasemen.

Persebaya saat ini masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan raihan 42 poin dan amat membutuhkan tambahan tiga angka untuk menghidupkan asa bersaing di papan atas.

Load More